20 Tempat Wisata Palembang Terkenal, Keren, & Wajib Dikunjungi

Kota Palembang terkenal dengan kuliner pempek-nya serta objek wisata Sungai Musi dan Jembatan Ampera. Meskipun begitu ternyata ibukota dari Provinsi Sumatera Selatan ini memiliki sejuta destinasi wisata yang sangat menjanjikan dan sayang kalau sampai terlewatkan.

Nah, kalau kamu kebetulan atau akan berkunjung ke Kota Palembang sebaiknya mulailah menyusun daftar destinasi yang nantinya akan kamu kunjungi. Salah satu kelebihan dari kota ini adalah objek wisatanya kebanyakan berada di pusat kota, jadi tidak sulit intuk menemukannya. Oleh sebab itu langsung saja simak ulasan berikut mengenai tempat wisata Palembang terkenal, keren, dan wajib kamu kunjungi.

“Baca Juga: 25 Tempat Wisata Batam Riau Terkenal & Hits 2019

1. Jembatan Ampera dan Sungai Musi Palembang

Jembatan Ampera Palembang foto facebook.com

Tahukah kamu sejarah mengenai Jembatan Ampera? Jembatan ini mempunyai panjang 1.177 meter dengan lebar 22 meter. Pada awalnya jembatan ini diberi nama Jembatan Bung Karno sebagai bentuk penghargaan kepada Soekarno atas jasanya dalam mewujudkan keinginan masyarakat Palembang. Keinginan tersebut adalah sebuah jembatan yang membentang di atas Sungai Musi.

Sayangnya Bung Karno tidak menyetujui usulan tersebut, sehingga jembatan diberi nama Jembatan Ampera yang diambil dari fungsinya yaitu Amanat Penderitaan Rakyat atau Ampera yang merupakan slogan bangsa Indonesia pada era 60-an. Tidak jauh dari jembatan, kamu akan menemukan pasar tradisional semi modern yang menjajakan berbagai souvenir dan makanan.

Sungai Musi sendiri merupakan sungai paling panjang di Pulau Sumatera. Sungai ini membelah Kota Palembang menjadi dua bagian. Selain mengunjungi pasar tradisional di dekat jembatan, kamu juga bisa bertandang ke destinasi wisata yang berada di tepi Sungai Musi seperti Benteng Kuto Besak dan Kampung Arab.

Jadi untuk kamu yang bertandang ke Kota Palembang, wajib untuk mengunjungi Jembatan Ampera dan Sungai Musi. Apalagi letaknya yang tepat berada di tengah-tengah Kota Palembang, sehingga sangat mudah untuk dijangkau. Selain itu kamu juga tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam, karena sebagai tempat publik kawasan ini gratis.

2. Pulau Kemaro Palembang

Pulau Kemaro Palembang foto facebook.com

Kamu mungkin sudah pernah mendengar pulau legendaris satu ini. Pulau Kemaro merupakan pulau yang memiliki sebuah kelenteng yang selalu didatangi untuk ziarah atau sembahyang oleh penganut agama Buddha. Pulau ini tidak terlalu jauh dari Jembatan Ampera, jadi kalau kamu mengunjungi ikon Kota Palembang tersebut, sisihkan waktu untuk Pulau Kemaro juga, ya.

Diketahui bahwa di pulau tersebut terdapat makam Putri Palembang yang menikah dengan seorang pangeran dari China. Suatu waktu sang pangeran tenggelam ke dalam sungai, lalu sang putri pun ikut menyusulnya. Selain itu ada juga pagoda berlantai sembilan yang pembangunannya baru dimulai pada tahun 2006 serta pohon cinta.

Konon kalau kamu bertandang ke pulau ini dan mengukir nama dengan pacarmu di pohon cinta tersebut, maka hubungan kalian dapat berlanjut hingga ke pelaminan. Pulau ini cukup ngehits di kalangan anak muda, terbukti dengan banyaknya pengunjung berusia remaja yang bertandang. Setiap pengunjung pun selalu mengabadikan momen berharga mereka di sini dengan foto-foto yang instagramable. Pulau Kemaro sendiri terletak di tengah-tengah Sungai Musi.

Jadi untuk mencapainya kamu perlu menyewa ketek, kapal, atau speedboat yang dapat disewa di tepi Sungai Musi. Kalau menggunakan ketek kamu perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 30.000 per orang, speedboat sebesar Rp 300.000 per 6 orang, dan kapal sebesar Rp 1.500.000 untuk 120 penumpang. Waktu yang dibutuhkan juga berbeda, tergantung transportasinya.

3. Benteng Kuto Besak Palembang

Benteng Kuto Besak Palembang foto facebook.com

Wisata Palembang selanjutnya adalah Benteng Kuto Besak yang merupakan suatu bangunan tua yang sudah berusia ratusan tahun. Konon pembangunan benteng yang merupakan peninggalan keraton Kesultanan Palembang yaitu Sultan Mahmud Badaruddin I ini membutuhkan waktu sekitar 17 tahun. Uniknya benteng yang dibangun oleh etnis lokal dan Tionghoa ini menerapkan konsep daerah Palembang.

Ada banyak informasi sejarah yang dapat kamu ketahui dari pemandu benteng. Selain itu pesona lain Sungai Musi juga sangat indah dari dalam area benteng ini. Ketika malam hari sekitar benteng akan ramai oleh pedagang pasar malam. Jadi sambil berwisata sejarah, kamu juga bisa menikmati aneka jajakan di pasar malam.

Beberapa kuliner yang sayang untuk kamu lewatkan di pasar malam ini adalah pempek dan berbagai jenis jajanan lainnya. Kalau mau kamu dapat menikmati suasana makan malam di atas restoran kapal terapung. Suasana malam di atas kapal tersebut semakin semarak dengan refleksi lampu taman yang berwarna kuning di atas permukaan sungai.

Lokasi dari Benteng Kuto Besak ini adalah Jalan Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan, tepatnya di tepi Sungai Musi. Harga tiket masuk ke dalam benteng ini juga sangat terjangkau, kok. Kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp. 5000.

4. Monumen Perjuangan Rakyat Palembang

Monumen Perjuangan Rakyat Palembang foto facebook.com

Kalau kamu ingin melakukan wisata Palembang yang berkaitan dengan sejarah, cobalah untuk mengunjungi Monumen Perjuangan Rakyat Palembang yang juga dikenal sebagai Monpera. Monumen ini menyimpan jejak sejarah rakyat Palembang mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan melakukan perang selama lima hari lima malam melawan Belanda.

Peperangan berlangsung dari tanggal 1-6 Januari 1947, lalu untuk mengenang peristiwa tersebut dibangunlah Monpera pada tanggal 17 Agustus 1975. Peresmian monumen tersebut dilangsungkan pada tanggal 23 Februari 1988 oleh Menko Kesra RI, Alamsyah Ratu Perwira Negara.

Monpera sendiri terdiri atas 9 lantai dengan konstruksi bangunan berbentuk segi lima. Kalau kamu memperhatikannya lebih detail lagi, maka akan tampak kalau bentuk segi lima tersebut menyerupai bunga melati. Di dalam bangunan kamu akan menemukan foto-foto berserah tentang Kota Palembang dan juga senjata yang digunakan oleh para pejuang kala itu.

Lokasi dari Monumen Perjuangan Rakyat Palembang juga sangat mudah dijangkau, karena tepat bersebelahan dengan Jembatan Ampera, pusat kota Palembang. Selain itu harga tiket masuknya juga sangat terjangkau, tetapi bervariasi. Tarif pelajar dan anak-anak sebesar Rp 1.000, mahasiswa sebesar Rp 2.000, umum sebesar Rp 5.000, dan wisatawan mancenagara sebesar Rp 20.000.

5. Bukit Siguntang Palembang

Bukit SIguntang Palembang foto facebook.com

Wisata Palembang satu ini adalah suatu bukit kecil yang berada pada ketinggian sekitar 30 meter di atas permukaan laut. Destinasi ini juga menyimpan begitu banyak sejarah yang sayang jika dilewatkan. Jadi kalau kamu merupakan tipikal yang senang dengan sejarah, sebaiknya luangkan waktu untuk bertandang ke Bukit Siguntang.

Berdasarkan cerita yang dituturkan, bukit ini berfungsi sebagai tempat bertapa dan peribadatan umat Buddha pada masa Kerajaan Sriwijaya. Hal tersebut dapat dilihat dari keberadaan arca berukuran besar di bukit tersebut. Bahkan sampai sekarang masyarakat setempat masih mensakralkan bukit ini dan kerap datang untuk menziarahi makam-makam bangsawan Palembang.

Tepat di puncak bukit terdapat 7 makam yang merupakan tempat putri raja, para tokoh raja, dan juga pahlawan Melayu-Sriwijaya dimakamkan. Selain itu kamu juga dapat menemukan berbagai peninggalan Dinasti Tang seperti tembikar dan keramik. Ada juga menara pandang dan relief berisi sejarah Kerajaan Sriwjaya di bukit tersebut.

Bukit Suguntang sendiri berlokasi di Bukit Lama, Ilir Bar. I, Kota Palembang, tepatnya sekitar 3 km dari Sungai Musi. Harga tiket untuk masuk ke area bukit juga sangat murah meriah yaitu sebesar Rp 2.000 untuk anak-anak dan Rp 3.000 untuk orang dewasa.

6. Gunung Dempo Palembang

Gunung Dempo Palembang foto facebook.com

Wisata Palembang ini dijamin dapat membantu untuk menetralisir pikiran mapun perasaanmu. Kunjungi saja Gunung Dempo yang berada pada ketinggian sekitar 3.159 meter di atas permukaan laut. Tepat di lereng gunung ini kamu dapat menyaksikan pesona dari kebun teh dengan luas berhektar-hektar. Kalau betah, kamu juga bisa menyewa penginapan di sekitar destinasi ini, lho.

Selain itu ada pula kawah yang warna airnya dapat berubah sewaktu-waktu. Satu kali berwarna putih, kadang biru, dan bahkan hijau. Tidak jauh dari Gunung Dempo ada perkampungan yang disebut sebagai Kampung Ampat yang merupakan desa dengan penduduk kebanyakan berasal dari suku Jawa. Oleh sebab itu dalam keseharian mereka juga menggunakan bahasa Jawa.

Gunung Dempo berlokasi di Kota Pagaralam, tepatnya di perbatasan antara Provinsi Bengkulu dan Provinsi Sumatera Selatan. Tidak ada biaya masuk yang perlu kamu keluarkan untuk menikmati pesona di gunung ini, tetapi kamu wajib menyediakan budget khusus untuk perjalanan ke sana.

7. Masjid Cheng Ho Palembang

Masjid Cheng Ho Palembang foto facebook.com

Wisata memang tidak harus mengunjungi panorama alam, tetapi kamu bisa juga melakukan wisata religi. Tempat wisata Palembang satu ini cocok untuk kamu yang ingin mengenal Islam lebih jauh lagi. namanya adalah Masjid Cheng Ho Palembang. Kamu mungkin sudah tidak asing lagi, karena berbagai daerah di Indonesia memiliki masjid dengan nama yang serupa.

Dari namanya saja sudah dapat disimpulkan kalau masjid ini memiliki kaitan yang erat dengan budaya Tionghoa. Jadi, pada mulanya pembangunan masjid dimaksudkan untuk menjaga hubungan baik antara warga Tionghoa dan warga Palembang, selain sebagai sarana untuk memperdalam agama Islam bagi penganutnya dan memperkenalkannya kepada masyarakat luas.

Nama Cheng Ho sendiri diaambil dari nama seorang panglima angkatan laut yang berasal dari Tiongkok pada abad ke-15. Sebenarnya ekspedisi yang dilakukan Cheng Ho ke berbagai daerah bertujuan untuk perdagangan, tetapi secara tidak langsung beliau juga mengenalkan Islam di daerah yang disinggahi. Dan ternyata pengikutnya sangat banyak.

Masjid yang memadukan gaya arsitektur Arab, Cina, dan Indonesia ini berlokasi di Perumahan Amin Mulia, Jakabaring, Kota Palembang. Sebagai tempat peeribadatan, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk masuk ke dalam masjid ini alias gratis.

8. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Palembang

Masjid Agung Sultan Baddaruddin Palembang foto facebook.com

Selain Masjid Cheng Ho, tempat wisata Palembang yang berkaitan dengan unsur religi lainnya adalah Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin. Masjid ini didirikan didirikan oleh Sultan Mahmud Badaruddin I dengan gaya artsitektur yang dipengaruhi oleh tiga budaya sekaligus. Ketiga budaya tersebut adalah budaya Indonesia, Eropa, dan Cina.

Gaya arsitektur Eropa dari masjid ini dapat terlihat dari pintu gerbang masjid yang kokoh dan besar. Sementara gaya arsitektur Cina dapat dilihat dari desain atapnya yang menyerupai kelenteng, serta ujung dari menara masjid yang berbentuk kerucut seperti tumpeng.

Terkait bentuk tumpeng, Indonesia memaknainya sebagai hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusida dengan alam sekitar, dan manusia dengan sesamanya. Di dalam masjid sendiri kamu dapat menyaksikan 99 asmaul husna yang tertulis di langit-langit masjid. Kalau kamu lebih tertarik untuk mengetahui sejarah masjid lebih banyak lagi, ada perpustakaan yang dapat kamu kunjungi secara gratis.

Kelebihannya masjid ini terletak di sekitar Sungai Musi atau di pusat Kota Palembang. Jadi tidak sulit untuk menemukannya. Sebagai tempat beribadah, sudah jelas kalau masjid ini terbuka untuk siapapun dan tentunya tidak dipungut biaya sama sekali.

9. Taman Kambang Iwak Palembang

Taman Kambang Iwak Palembang foto facebook.com

Tempat wisata Palembang satu ini pada mulanya dibangun sebagai sarana olahraga yang ditujukan bagi keturunan Belanda. Taman Kambang Iwak atau juga dikenal sebagai Kambang Iwak Family ini cocok sekali buat kamu yang ingin bersantai di daerah perkotaan dengan suasana yang cukup segar.

Tepat di bagian tengah taman terdapat danau yang berfungsi tidak hanya sekadar untuk menghiasi taman saja, melainkan juga sebagai penangkal banjir dan tempat penampungan air hujan. Semakin lama taman ini terus mengalami pembaharuan seperti dibukanya taman bermain untuk anak, keran air langsung minum, fasilitas Wi-Fi gratis untuk mengakses internet, dan juga tempat bersantai.

Ketika siang hari kamu dapat merasakan kesejukan duduk di bawah pepohonan yang rindang di taman ini, sedangkan pada malam hari kamu akan disuguhi pemandangan air mancur berwarna-warni yang sangat menggoda. Kalau ingin berkunjung ke taman ini usahakan tidak pada musim hujan, karena danau tertutupi kabut pada waktu itu dan angin berhembus begitu kencang.

Taman seluas 5 hektar ini terletak di Jalan Tasik Bukit Kecil, Kota Palembang. Kamu juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menikmati suasana taman, karena sebagai tempat publik siapapun bisa berkunjung ke Taman Kambang Iwak secara gratis. Menyenangkan sekali bukan?

“Baca Juga: 31 Tempat Wisata Di Bandung Terkenal & Hits 2019

10. Taman Hutan Wisata Punti Kayu Palembang

Taman Hutan Punti Kayu Palembang foto facebook.com

Satu lagi tempat wisata Palembang yang sayang jika kamu lewatkan, apalagi bagi para pecinta alam. Apalagi kalau bukan Taman Hutan Wisata Punti Kayu seluas 50 hektar dan merupakan satu-satunya hutan wisata yang ada di Kota Palembang. Tidak hanya sebatas hutan saja, lho ada banyak sekali fasilitas taman yang dapat kamu nikmati di sini.

Sebut saja kebun binatang serta penangkaran buaya yang dapat kamu kunjungi jika ingin mengenal berbagai jenis satwa. Kamu juga bisa berenang, naik perahu, bermain di taman, piknik, menunggangi kuda, sampai menyaksikan atraksi gajah. Kapan lagi kamu bisa menikmati fasilitas seperti itu sambil ditemani latar hutan.

Objek wisata ini paling bagus jika dikunjungi bersama keluarga, terutama anak-anak. Hal tersebut dikarenakan selain berfungsi sebagai tempat wisata, kawasan ini juga merupakan lokasi konservasi. Di sini juga terdapat fasilitas seperti waterpark, 7 keajaiban dunia, danau, flying fox, dan masih banyak hal lain yang dapat kamu coba.

Lokasi dari Taman Hutan Punti Kayu yaitu Jalan Kol Burlian Km. 6,5, Karya Baru, Alang-Alang Lebar, Kota Palembang. Harga tiket masuknya juga sangat terjangkau lho, kamu hanya perlu merogoh kocek Rp 5.000 untuk anak-anak dan Rp 10.000 untuk dewasa. Murah sekali bukan?

11. Palembang Bird Park

Palembang Bird Park foto facebook.com

Tempat wisata Palembang ini sayang sekali jika sampai kamu lewatkan. Palembang Bird Park ini cocok sekali dijadikan destinasi wisata, apalagi kalau kamu memiliki anak kecil. Hal itu dikarenakan pengunjung tidak hanya berwisata di sini, tetapi juga memperoleh edukasi dari berbagai jenis satwa yang dipelihara di kawasan ini.

Sesuai dengan namanya, Palembang Bird Park adalah rumah untuk berbagai jenis burung atau aves. Dengan begitu kamu dapat berinteraksi secara langsung dan mengenal ratusan spesies burung di sini. Bahkan pengunjung juga diperbolehkan untuk memberi makan kepada burung-burung tersebut. Beberapa jenis burung yang akan dijumpai di sini yaitu australian fork, burung parkit, dan juga jalak.

Meskipun begitu ternyata objek wisata ini tidak hanya memelihara burung saja, lho, tetapi juga ada berbagai jenis mamalia dan reptil. Jenis mamalia yang dipelihara di sini antara lain kuda, rusa, kucing, sampai kelinci. Sementara untuk jenis reptil ada iguana dan beberapa spesies kura-kura. Tentunya pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan semua jenis satwa tersebut.

Palembang Bird Park sendiri berlokasi di Jalan Gubernur H.A. Bastari, Jakabaring, Kawasan Opi Mall, tepat bersebelahan dengan Waterfun. Harga tiket masuk juga cukup terjangkau yaitu sebesar Rp 50.000, sedangkan anak-anak dan lanjut usia tidak dikenakan biaya masuk selama memperlihatkan identitas diri.

12. The Amanzi Waterpark Palembang

The Amazi Waterpark Palembang foto facebook.com

Tempat wisata Palembang ini menawarkan konsep berupa petualangan di dalam hutan liar dari Benua Afrika. Jadi jangan heran kalau sini kamu akan menjumpai berbagai flora dan fauna khas Afrika. Berbagai jenis flora Afrika tumbuh di kawasan ini dan juga berfungsi sebagai tempat bernaung untuk para pengunjung, biar tidak kepanasan.

Sesuai dengan namanya yaitu The Amanzi Waterpark, destinasi ini memang ditujukan untuk berwisata air. Hanya saja sisi uniknya yaitu perpaduan antara hutan liar Afrika dan air, sehingga menjadikannya sayang untuk dilewatkan. Bahkan beberapa fasilitas bermain yang disediakan di sini memang sengaja didatangkan dari Belanda, India, Australia, dan Indonesia sendiri.

Ada banyak sekali permainan seru yang dapat kamu nikmati di sini, seperti kolam berarus river nile sepanjang 500 meter, bangunan Kilimanjaro Tower, sliding spiral The Cyclone, sliding tajam The Velocity, seluncuran The Raft sepanjang 120 meter dari ketinggian 12 meter, seluncuran The Falls sepanjang 90 meter dari ketinggian 14 meter, dan kolam anak Zimba & Cora.

The Amanzi Waterpark sendiri berlokasi di Jalan Tembus Alang-Alang Lebar Km. 12, Kota Palembang, tepatnya di kawasan perumahan Citra Grand City. Harga tiket masuknya sebesar Rp 30.000 pada hari Senin sampai Jumat, Rp 50.000 pada hari Sabtu, dan Rp 65.000 pada hari Ahad. Pengjung berusia 60 tahun ke atas juga mendapat harga spesial.

13. Fantasy Island Palembang

Fantasy Island Palembang foto facebook.com

Satu lagi tempat wisata Palembang yang menawarkan konsep waterpark, Fantasy Island Palembang. Destinasi wisata ini termasuk belum terlalu lama dibuka, sehingga harga untuk masuk juga relatif masih rendah. Meskipun begitu fasilitas yang ditawarkan juga tidak kalah dengan waterpark lainnya, lho.

Beberapa permainan yang dapat kamu coba di objek wisata ini antara lain kolam arus deras, kolam luncur, sampai sungai tsunami yang dijamin dapat menguji adrenalinmu. Sesuai dengan konsepnya, destinasi ini memang menjadi favorit di kalangan remaja, tetapi khusus untuk para balita juga sudah disediakan kolam tersendiri dengan kedalaman yang hanya 50 cm saja.

Walaupun konsepnya adalah waterpark, tetapi kalau kamu tipe yang tidak suka berbasah-basahan, di sini juga ada permainan berupa kereta gantung. Hanya saja untuk menaikinya kamu diwajibkan untuk membayar biaya tambahan. Tetapi apa salahnya untuk menikmati Fantasy Island Palembang dari atas ketinggian, ya.

Lokasi dari Fantasy Island Palembang ini yaitu di Jalan Indralaya, Kota Palembang. Harga tiket masuknya juga lebih murah dan terjangkau yaitu sebesar Rp 35.000 pada hari Senin sampai Jumat, sedangkan ketika weekend dan libur nasional menjadi Rp 40.000.

14. Air Terjun Lematang Indah Palembang

Air Terjun Lematang Indah Palembang foto facebook.com

Tempat wisata Palembang ini merupakan salah satu destinasi wisata alam yang paling diandalkan di Sumatera. Sebenarnya Air Terjun Lematang Indah sudah cukup lama dikenal di Kota Palembang, tetapi baru belakang ini menjadi begitu ngehits dan digemari oleh para kawula muda. Tentu saja karena panorama di sini sangat instagramable, sehingga kamu bisa berfoto sepuasnya.

Akses menuju air terjun ini harus melalui jalanan yang berliku-liku serta beberapa tikungan tajam. Tetapi pesona yang dijanjikan dijamin tidak akan membuatmu menyesal, kok. Kalau ingin menikmati air terjun langsung di bawah kamu bisa menggunakan tangga yang sudah disediakan untuk turun ataupun naik. Di sisi tangga tersebut bahkan terdapat tempat duduk untuk beristirahat.

Udara yang masih begitu segar di kawasan ini juga menjadi salah satu alasan banyaknya pengunjung yang bertandang ke sini. Agar sensasinya semakin terasa, kamu bisa mencoba duduk di atas bebatuan sambil mencelupkan kaki ke dalam air. Kesegarannya tidak hanya berdampak pada tubuhmu saja, tetapi juga jiwa.

Air terjun dengan ketinggian 40 meter ini berlokasi di Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam, tepatnya di antara Kota Lahat dan Kota Pagar Alam. Akses menuju lokasi ini juga cukup mudah untuk dijangkau meski dengan kondisi medan yang berliku. Harga tiket masuknya juga sangat murah meriah yaitu sekitar Rp 4.000 saja.

15. Air Terjun Bidadari Palembang

Air Terjun Bidadari Palembang foto facebook.com

Selain dikenal sebagai Air Terjun Bidadari, tempat wisata Palembang ini juga biasa disebut Air Terjun Ayek Asam oleh masyarakat setempat. Diketahui bahwa air terjun setinggi 30 meter ini merupakan air terjun paling tinggi dari aliran Sungai Asam. Air terjun ini bermuara di Sungai Lematang dengan lebar di bagian atas 10 meter dan di bawahnya 15 meter.

Konon dinamakan sebagai Air Terjun Bidadari, karena para bidadari biasanya mandi di sini. Pesona di sekitar air terjun ini juga dijamin mampu menghipnotismu, sehingga betah berlama-lama. Pepohonan rindah yang tumbuh di tepi air terjun tampak membentuk seperti gua, kicau burung dan kupu-kupu yang berkeliaran, serta akar-akar pohon yang menggantung.

Selain itu di sekitar air terjun ini juga terdapat tiga air terjun lain yang dapat kamu nikmati juga. Ketiga air terjun tersebut adalah Air Terjun Bujang Gadis dengan tinggi 4 meter, Air Terjun Sumbing, dan Air Terjun Naga dengan ketinggian 10 meter. Jarak di antara ketiga air terjun tersebut dengan Air Terjun Bidadari juga cukup dekat.

Lokasi dari Air Terjun Bidadari adalah Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Kota Palembang. Akses menuju destinasi ini harus menyusuri hutan dan kebun kopi atau juga dapat melalui bagian bawah air terjun. Harga tiket masuk ke dalam kawasan air terjun ini adalah sebesar Rp 5.000.

16. Air Terjun Maung Palembang

Air Terjun Maung Palembang foto facebook.com

Kalau kamu ingin merasakan sensasi yang lain dalam berwisata, tempat wisata Palembang ini bisa kamu jadikan salah satu destinasi. Di sini kamu dapat menikmati wisata di tempat terbuka dengan pesona alam yang menakjubkan. Salah satunya adalah air terjun dengan air yang sangat jernih ini, Air Terjun Maung.

Sepanjang perjalanan menuju air terjun ini kamu akan disuguhi deretan pohon kopi serta kawasan hutan. Selain itu medan yang harus ditempuh juga cukup curam, jadi destinasi ini tidak direkomendasikan untuk orang yang berusia lanjut. Tidak jauh dari air terjun ini terdapat dua air terjun kembar yang juga wajib kamu kunjungi.

Air terjun ini merupakan satu dari 76 air terjun yang berada di Kabupaten Lahat. Ketinggian Air Terjun Maung sendiri cukup memukau yaitu hampir mencapai 80 meter. Aliran epanjang 80 meter tersebut terbagi oleh dinding jurang dan juga rerumputan yang berwarna hijau. Hal itulah yang menjadi daya tarik dan pesona tersendiri dari air terjun ini.

Air Terjun Maung berlokasi di Desa Padang Muaro Duo Kecamatan Gumay Ulu, Lahat, Kota Palembang. Untuk menikmati pesona air terjun ini kamu tidak perlu mengeluarkan biaya apa-apa, karena gratis kok. Siapkan saja fisik dan mental yang kuat, karena seperti telah disebutkan bahwa medannya cukup berat, ya.

17. Kampung Kapitan Palembang

Kampung Kapitan Palembang foto facebook.com

Kalau kamu ingin merasakan sensasi hidup pada masa 200 tahun silam, cobalah mengunjungi tempat wisata Palembang yang satu ini, Kampung Kapitan. Kampung ini merupakan salah satu kawasan di Palembang yang mempunyai nilah sejarah tinggi. Pasalnya warga Tionghoa pertama kali menetap di sini meski masih dijajah oleh Belanda.

Dinamai Kampung Kapitan, karena di lokasi ini terdapat tiga rumah perwira. Selain itu kawasan ini juga dikenal sebagai daerah tuju ulu. Menurut sejarah, kampung ini mulai didirikan pada tahun 1644 atau sekitar abad ke-16 Masehi. Meskipun sudha lama, kondisi bangunan di kampung ini masih baik dan bahkan ada yang masih dihuni.

Saat ini Kampung Kapitan menjadi objek wisata bersejarah dari seni dan kebudayaan. Salah satunya adalah gaya arsitektur rumah di kawasan ini. rumah-rumah di sini menggunakan perpaduan antara budaya Tionghoa dan Palembang. Hal tersebut bisa dilihat dari bagian teras dan di dalam rumah yang dipengaruhi gaya Tionghoa, sedangkan konstruksi rumah yang menyerupai limas dengan tiang penopang adalah pengaruh dari budaya Palembang.

Kampung Kapitan sendiri terletak Jalan KH. Azhari, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. Tidak ada biaya khusus untuk masuk ke dalam kampung ini, tetapi kamu harus menyewa perahu motor untuk sampai ke dermaga Kampung Kapitan seharga Rp 25.000.

18. Al-Qur’an Al-Akbar Palembang

Al Quran Al Akbar Palembang foto facebook.com

Kalau kamu ingin mencoba wisata religi, maka kamu wajib mengunjungi al-Qur’an al-Akbar. Sesuai dengan namanya yang berarti al-Qur’an besar, ukuran kitab suci ini sekitar 1,7 x 1,4 meter dan susunannya mencapai lima lantai. Al-Qur’an ini sendiri diukir di atas kayu dan katanya menghabiskan 40 kubik kayu kembesu senilai 2 miliar rupiah.

Al-Qur’an al-Akbar yang terdiri dari 630 halaman ini dikuri dengan huruf timbul berwarna kuning. Pada bagian tepi terdapat ornamen khas Kota Palembang yang semakin memperindah dan menambah daya tarik untuk membacanya.

Proses pembuatan al-Qur’an ini memakan waktu selama tujuh tahun oleh Kiagus Syofwatillah Mohzaib tepatnya pada tanggal 10 Ramadhan 1422 Hijriah atau 2002 Masehi. Pembuatannya baru selesai pada akhir tahun 2008 dan dilincurkan pada tanggal 14 Mei 2009, kemudian diresmikan pada tanggal 20 Januari 2012 oleh Presiden Republik Indonesia kala itu.

Al-Qur’an al-Akbar ini terletak di Pondok Pesantren IGM al-Ihsaniyah, Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, Kota Palembang. Untuk masuk ke dalam kamu diwajibkan mengenakan pakaian yang menutup aurat dan melepas alas kaki serta membayar infak sebesar Rp 15.000 untuk anak-anak dan Rp 20.000 untuk dewasa.

19. Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya Palembang

Taman Purbakala Palembang foto facebook.com

Tempat wisata Palembang Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya juga dikenal sebagai Situs Karanganyar. Sesuai dengan namanya kawasan ini memang dipercaya sebagai peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Hal itu terbukti dari struktur bangunan, keberadaan parit, kolam, serta jaringan kanal.

Tidak hanya itu saja, berbagai artefak khas Sriwijaya juga dapat kamu jumpai di kawasan ini yang menunjukkan bahwa di sini pernah menjadi pusat aktivitas manusia pada masa lampau. Diantaranya adalah manik-manik, tali ijuk, keramik, sisa batu bata, tempayan, guci, mangkok, piring, dan juga bekas-bekas perahu.

Bahkan salah satu koleksinya adalah replika kapal Laksamana Cheng Ho sebagai bentu apresiasi atas jasanya dalam penyebaran agama Islam di Palembang. Replika kapal tersebut tersimpan di dalam museum yang berada di kawasan taman purbakala ini bersama dengan benda peninggalan sejarah lainnya.

Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya berlokasi di Kecamatan Karanganyar, Kota Palembang. Harga tiket masuk lokasi ini cukup bervariasi. Untuk masuk ke dalam taman pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 3.000 per orang serta tiket parkir sebesar Rp 2.000. sedangkan jika masuk ke dalam museum kembali membayar sebesar Rp 2.000 untuk dewasa dan Rp 1.500 bagi anak-anak.

20. Kolam Renang Lumban Tirta

Kolam Renang Lumban Tirta Palembang foto facebook.com

Kalau kamu memiliki hobi renang, tempat wisata Palembang ini kemungkinan cocok untukmu. Kolam Renang Lumban Tirta merupakan kolam bertaraf internasional dan pernah digunakan ketika perhelatan SEA Games XXVI. Di dalam kolam ini sebenarnya ada beberapa kolam lagi seperti untuk umum, anak-anak, dan juga khusus.

Di sini kamu tidak hanya sekadar berenang saja, kalau ingin bersantai juga sudah ada Cafetaria dan bahkan Gym juga telah disediakan. Kolam ini juga sering dijadikan sebagai lokasi belajar berenang untuk pelajar dan mahasiswa. Jadi kalau kamu hanya ingin menikmati suasana kolam renang tanpa berenang, kolam renang ini menjadi destinasi yang patut kamu kunjungi lho.

Kolam Renang Lumban Tirta berlokasi di Jalan POM Kampus No. 9, Lorok Pokjo, Ilir Bar. I, Kota Palembang. Harga tiket masuk kawasan ini juga sangat terjangkau yaitu hanya sebesar Rp 7.500 per orang saja pada weekday dan Rp 10.000 pada weekend. Khusus untuk pelajar dan mahasiswa yang datang bersama pengajar dalam jumlah berkelompok juga mendapat harga spesial yaitu hanya Rp 4.000 per orang saja.

21. Tugu Ikan Belido Palembang

Tugu Ikan Belido Palembang foto facebook.com

Berkunjung ke Kota Palembang sayang sekali kalau tidak mampir di Tugu Ikan Belido. Tugu setinggi 12 meter dan lebar 22 meter dengan air mancur yang mengarah ke Sungai Musi ini merupakan ikon baru di Palembang. Bahkan tugu ini sering disebut-sebut menjadi saingan dari Tugu Singa Merlion yang berada di Singapura.

Ide untuk membuat tugu berbentuk ikan belido sendiri berawal dari jenis ikan yang hidup di Sungai Musi. Diketahui bahwa ikan belido adalah ikan kecil keberadaannya terkendala oleh air bersih dan jenis pangan. Selain itu ikan ini juga merupakan bahan baku dari makanan khas Palembang yaitu pempek.

Lokasi dari Tugu Ikan Belido adalah Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, tepatnya berdekatan dengan Sungai Musi. Di sini kamu bisa berfoto sepuas hati dengan hasil yang instagramable dan tidak dipungut biaya sama sekali. Lagipula kapan lagi kamu dapat berfoto di tugu yang sensasinya serasa di Singapura?

“Baca Juga: 25 Tempat Wisata Jakarta Betawi Paling Populer & Hits 2019

JOGJADAY.COM ~ Itulah rekomendasi tempat wisata di palembang dari jogja day, melepas penat untuk berwisata di Kota Pempek dapat menjadi pilihan yang tepat karena banyak arena wisata dan kuliner yang ada. Hotel dan villa juga beragam dan tentunya fasilitas menunjang karena kota Palembang merupakan salah satu kota dengan jumlah penduduk yang cukup banyak.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Welcome

Share Artikel Ya!