26+ Oleh Oleh Khas Makassar Terkenal Enak, Kekinian & Tahan Lama

Oleh Oleh Khas Makassar ~ Wisata ke kota Makassar kurang lengkap kalau pulang tidak membawa oleh oleh khasnya. Pasalnya ibukota provinsi Sulawesi Selatan yang dijuluki kota Daeng ini memiliki beragam buah tangan yang bisa kamu bawa pulang. Mulai dari kuliner makanan yang menggugah selerahingga aksesoris dan kerajinan yang menarik untuk dibeli.

Sayangnya khusus untuk tempat wisata dan kuliner siap saji, tidak mungkin dibawa pulang kan? Meskipun ada banyak oleh-oleh khas contoh kuliner khas yang tidak bisa dibawa pulang antara lain coto Makassar, pallu basa, sampai sop konro. Hanya bisa dinikmati langsung di tempat.

Tetapi jangan khawatir! Kamu bisa menemukan beragam oleh-oleh khas Makassar saat berkunjung untuk dibawa pulang ke rumah. Terutama di sekitar tempat wisata di Makassar. Contohnya di sepanjang pantai Losari terdapat banyak sekali penjual yang menjajakan aneka oleh-oleh khas Makassar. Begitu pula di sekitar situs bersejarah Benteng Rotterdam. Kamu penasaran dengan apa saja oleh-oleh khas Makassar? Yuk simak ulasannya berikut ini.

“Baca Juga: 33 Oleh Oleh khas Bali, Terkenal, Enak & Murah Meriah

26 Oleh Oleh Makanan Khas Makassar Terkenal, Enak & Murah Meriah

Makanan memang cocok sekali dijadikan sebagai oleh-oleh untuk sanak keluarga atau teman-teman setelah bertandang dari suatu daerah. Hal itu dikarenakan setiap daerah memiliki beragam makanan khas yang memiliki keunikan tersendiri. Oleh sebab keunikannya itulah sehingga menjadi oleh-oleh khas daerah.

Makassar juga memiliki banyak sekali kuliner khas yang dijadikan sebagai oleh-oleh. Bukan hanya dari Makassar saja, melainkan aneka kuliner tersebut datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Berikut adalah daftar oleh-oleh makanan khas Makassar yang wajib kamu ketahui.

1. Bannang Bannang Khas Makassar

Oleh Oleh pertama khas Makassar adalah Kue Banang banang. Biasanya kue tradisional ini disajikan pada saat acara ada seperti pernikahan atau tamatan al-qur’an. Tetapi seiring berjalannya waktu serta peminat yang terus meningkat kue ini sudah bisa ditemukan di berbagai toko makanan khas.

Secara etiomologis, bannang-bannang berarti benang-benang. Kue ini diberi nama bannang-bannang karena bentuknya menyerupai benang kusut yang bertumpuk-tumpuk. Bannang-bannang sendiri diambil dari bahas Makassar ‘bannang’. Sementara untuk daerah bugis, kue bannang-bannang disebut ‘nennu-nennu’.

Makanan yang terbuat dari campuran tepung beras dan gula aren atau gula merah ini memiliki rasa manis bercampur gurih. Rasa manis tersebut sekaligus menjadi lambang dari suatu hubungan yang erat. Cara pembuatannya pun sederhana tepung beras yang telah dihaluskan dicampur bersama gula merah dan air sampai encer. Kemudian adonan tesebut dituang ke dalam minyak yang panas dan ditaburi kembali gula merah.

Jika mengikuti pembatan secara tradisional kue bannang-bannang dituang ke dalam minyak menggunakan batok kelapa serta digoreng di atas tungku kayu bakar. Tetapi sekarang sudah ada alat modern yang digunakan untuk memproduksi kue tersebut. Sehingga tidak membutuhkan tenaga ekstra lagi.

Kamu bisa menemukan kue bannang-bannang di berbagai toko yang menjual oleh-oleh khas Makassar. Penjual ini biasanya banyak dijumpai di sekitar pantai Losari dan di jalan Somba Opu. Harga bannang-bannang berada pada kisaran Rp 30.000 saja.

2. Kue Baruasa Khas Makassar

Baruasa merupakan makanan dari jenis kue kering khas Makassar. Sama seperti bannang-bannang, kue ini juga bisa kamu temukan pada saat acara-acara sakral. Misalnya pernikahan dan seluruh rangkaian acara pra nikah dalam masyarakat Bugis maupun Makassar. Bahkan banyak juga yang menyuguhkannya pada hari besar Islam bersama kue kering lainnya.

Kue kering satu ini memiliki warna putih kecokelatan dengan rasa yang gurih. Karena terbuat dari bahan-bahan yang tidak mengandung lemak, Baruasa memiliki daya tarik sendiri. Sehingga banyak sekali yang menjadikannya sebagai camilan. Memang baruasa cocok dijadikan camilan bersama kopi atau teh hangat.

Bahan dasar kue baruasa juga sederhana sekali dan tetap mempertahankan cita rasa tradisionalnya. Terbuat dari campuran tepung beras dan kelapa yang sudah diparut. Cara pembuatannya pun tidak jauh berbeda dengan langkah-langkah membuat kue kering pada umumnya, berakhir di oven. Kamu juga bisa memilih apakah ingin menambahkan gula merah pada adonan baruasa-mu atau tidak. Sesuai selera saja, ya.

Baruasa biasanya dibaderol sekitar Rp 25.000 sampai Rp 40.000. Tergantung besar packing-nya dan rasa yang ditawarkan. Penjual baruasa’ sendiri bisa kamu temukan di jalan Somba Opu dan sekitaran Sudiang.

3. Kerupuk Pisang Ijo Khas Makassar

Apa kamu pernah mendengar tentang pisang ijo? Salah satu makanan khas Sulawesi Selatan yang terbuat dari pisang yang dibalut adonan terigu? Warnanya hijau. Pisang ijo banyak sekali dijual pada bulan ramadhan bersama es buah dan makanan buka puasa lainnya.

Nah, sekarang kamu tidak perlu khawatir tidak bisa membawa pisang ijo kemana-mana. Karena kuahnya bisa tumpah dan pisang ijo memang cepat rusak kalau tidak disimpan dalam kulkas.

Kini sudah ada inovasi kekinian yang menyediakan kerupuk pisang ijo. Bayangkan saja pisang ijo dipotong tipis-tipis dan disajikan dalam bentuk kerupuk. Kelezatannya tidak jauh beda dengan pisang ijo asli kok.

Harga kerupuk pisang ijo pun sekitar Rp 15.000 dan kamu bisa memesannya di Winslicious. Dijamin kamu tidak akan menyesal dan pastinya yang kamu kasih buah tangan ini akan ketagihan.

4. Kue Dangke’ Khas Makassar

Kalau berbicara soal keju, kamu pasti sudah tidak asing lagi kan? Nah datang dari kabupaten Enrekang, ada lho makanan khas yang bahan dan cara pembuatannya menyerupai keju. Masyarakat Sulawesi Selatan mengenalnya dengan sebutan dangke’.

Makanan satu ini memiliki keunikan dan cita rasa yang sangat khas. Makanya cocok sekali dijadikan oleh-oleh makanan khas Makassar meski berasal dari Enrekang. Dangke’ sendiri sudah dikenal cukup lama yaitu pada kisaran tahun 1900-an. Kini dangke’ sudah dikenal di berbagai wilayah Sulawesi Selatan dan sering dikirim ke Makassar untuk dipasarkan sebagai oleh-oleh.

Dangke’ sendiri terbuat dari susu kerbau atau susu sapi yang diberi getah pepaya. Mengapa? Karena ternyata getah pepaya mampu memisahkan antara susu dan air serta lemak. Bukan hanya itu getah pepaya jugalah yang membuat susu menjadi bentuk gumpalan-gumpalan. Getah pepaya tersebut dimasukkan ke dalam susu yang dimasak ketika sudah hampir mendidih.

Gumpalan dangke’ tersebut kemudian difermentasi, lalu dimasukkan ke dalam tempurung kelapa untuk kembali dibungkus menggunakan daun pisang. Efek rasa yang dimiliki dangke’ adalah masam dan gurih dengan warna putih kekuningan. Dangke’ enak sekali digoreng dan disajikan bersama nasi.

Kamu bisa menemukan Dangke’ di sekitaran jalan Racing Centre, Makassar atau di jalan Somba Opu. Tetapi lebih bagus kalau kamu memesannya langsung dari Enrekang agar dangke’ yang kamu peroleh masih dalam kondisi baru. Harga yang ditawarkan pun terbilang mahal yaitu Rp 20.000 per biji.

5. Kerupuk Jintan Khas Makassar

Mendengar nama oleh-oleh makanan khas Makassar satu ini, kamu jangan membayangkan kerupuk pada umumnya ya. Karena meski memiliki nama kerupuk jintan, pada dasarnya rasa dan tekstur lebih menyerupai kue kering. Dinamai kerupuk jintan karena pembuatannya dilakukan dengan cara digoreng.

Rasa yang dimiliki kerupuk jintan pun gurih dan bertekstur renyah. Bahan yang dibutuhkan sederhana saja. Gula pasir, tepung terigu, santan, margarin, dan jangan lupa jintan hitamnya. Bahan-bahan tersebut dibuat menjadi adonan dan ditunggu hingga mengembang. Setelah itu barulah dibentuk seperti jajar genjang kecil-kecil, lalu digoreng.

Kerupuk jintan sendiri patut menjadi oleh-oleh khas, karena tahan dalam waktu yang cukup lama. Jadi meskipun kamu membutuhkan waktu beberapa hari jika dari Makassar, tidak perlu khawatir kerupuk jintan-mu akan rusak ya.

Berhubung kerupuk jintan termasuk jenis camilan, kamu bisa menemukannya di berbagai toko makanan khas atau supermarket di Makassar. Lebih praktisnya kamu kunjungi saja jalan Somba Opu atau mampir di toko-toko sepanjang jalan utama kota Makassar. Harganya cukup murah. Hanya sekitar Rp 20.000 – Rp 30.000 per bungkusnya.

6. Kacang Sembunyi Khas Makassar

Namanya lucu ya? Sesuai dengan namanya makanan khas Sulawesi Selatan ini memang terbuat dari kacang tanah yang dibalut adonan terigu, lalu digoreng. Salah satu jenis cemilan satu ini juga sudah menduduki oleh-oleh khas Makassar yang wajib kamu coba.

Sekilas kacang sembunyi berbentuk seperti pisang molen dalam ukuran yang sangat mini. Camilan satu ini setelah dibalut adonan terigu dan digoreng, selanjutnya diberi gula pasir yang sudah dicairkan. Sehingga rasanya manis bercampur gurih.

Kamu bisa menemukan kacang sembunyi pada toko makanan di mana saja di Makassar. Biasa camilan yang cocok dimakan saat santai ini disimpan bersama deretan kacang-kacangan seperti kacang telur, kacang disko, dan sebagainya.

Harga kacang sembunyi pun sangat terjangkau. Merogoh kocek sekitar Rp 25.000 kamu sudah bisa membawanya sebagai oleh-oleh. Tenang saja kacang sembunyi tersedia dalam berbagai varian kemasan kok.

7. Deppa Tori Khas Makassar

Tampaknya kue khas tidak jauh-jauh dari bahan dasar tepung beras dan gula merah. Deppa tori juga memiliki bahan dasar tepung beras, gula merah, serta wijen yang dicampur menjadi satu adonan. Dibentuk panjang-panjang, lalu digoreng.

Deppa tori artinya adalah kue tori. Kue ini tidak jauh berbeda dengan kue cucur yang banyak dijumpai di daerah Jawa. Perbedaannya hanya terletak pada adonan saja. Deppa tori adonannya bisa dibentuk dengan tangan, sedangkan cucur menggunakan cetakan tertentu. Oh iya, beberapa daerah di Sulawesi Selatan juga menyebut deppa tori sebagai curu’-curu’ atau cucuru’.

Wilayah yang khas akan deppa tori-nya adalah Enrekang dan Toraja. Meskipun begitu deppa tori yang diproduksi kedua kabupaten tersebut berbeda lho. Kalau Toraja, teksturnya sedikit keras. Sementara di Enrekang lebih lembut dan renyah.

Saat berkunjung ke Makassar, kamu bisa menemukan toko yang khusus menjual makanan khas Toraja di Jalan Dirgantara, Panakukang. Harga deppa tori berkisar antara Rp 30.000 – Rp. 60.000.

8. Beppa Pute Khas Makassar

Satu lagi kue khas yang menjadi menu wajib saat acara pernikahan. Beppa pute. Dalam masyarakat Sulawesi Selatan beppa berarti kue dan pute berarti putih. Sehingga jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, beppa pute berarti kue putih.

Sesuai dengan namanya beppa pute memiliki warna putih dan berbentuk lonjong. Kamu bisa bayangkan donat kurus berbentuk lonjong. Sebenarnya bentuknya tergantung di daerah dan selera si pembuat saja.

Beppa pute menjadi salah satu makanan yang patut direkomendasikan untuk dijadikan sebagai oleh-oleh khas Makassar. Karena kue yang terbuat dari putih telur ini cukup tahan dan memiliki rasa gurih serta tekstur yang renyah. Sehingga selain menjadi oleh-oleh, cocok juga dijadikan camilan.

Harga beppa pute dibaderol sekitar Rp 15.000 – Rp 25.000. Tergantung ukuran dan jumlah kue yang adal dalam satu kemasan.

9. Otak Otak Ikan Tenggiri Khas Makassar

Oleh-oleh makanan khas Makassar yang ketujuh adalah otak-otak ikan tenggiri. Makanan ini sebenarnya sudah dimiliki di berbagai wilayah Nusantara. Tetapi berbeda daerah berarti berbeda cita rasa.

Sesuai namanya makanan khas ini terbuat dari otak ikan tenggiri yang dibungkus menggunakan daun pisang dan dibakar. Otak-otak tersebut dicampur daging ikan tenggiri dan tepung gandum. Kemudian setelah dibungkus daun pisang, otak-otak dikukus.

Sebagai rekomendasi jika kamu memiliki perjalanan yang cukup jauh, sebaiknya memesan otak-otak ikan tenggiri yang masih fresh. Artinya baru selesai dibuat. Ada dua tempat yang terkenal dengan otak-otaknya. Otak-Otak Ibu Elly dan Otak-Otak Ibu Sanny. Kelebihan memesan di kedua lokasi tersebut adalah packing-an dan kamu bisa pre order.

Harga juag otak-otak ikan tenggiri perbiji adalah Rp 4.000. Adapun untuk paket isi 10 harganya Rp 35.000. Sedangkan untuk isi 20, 40, dan 50 harganya Rp 60.000, Rp 120.000, dan Rp 150.000. Jangan lupa untuk menyimpannya di dalam freezer setelah sampai tujuan ya.

10. Bolu Cukke Khas Makassar

Oleh-oleh khas Makassar selanjutnya adalah bolu cukke. Bolu satu ini sangat menggugah selera dengan ukuran kecil-kecil. Bolu cukke yang paling terkenal berasal dari kabupaten Pinrang.

Tetapi kamu tenang saja, karena penjualnya sudah banyak ditemukan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Bahkan sudah sering diekspor ke luar negeri. Hal menarik dari bolu yang terbuat dali gula merah ini adalah rasa dan ukurannya.

Berukuran kecil-kecil dengan rasa manis dapat membuatmu lupa diri. Jangan kaget kalau kamu bisa menghabiskan berbungkus-bungkus bolu cukke. Makanan ini enak sekali disantap bersama secangkir teh.

Persoalan harga, bolu cukke sangat terjangkau. Harga jualnya sekitar Rp 15.000 – Rp 20.000 untuk ukuran kecil hingga sedang.

11. Bagea Khas Makassar

Bagea memiliki kemiripan dengan baruasa yaitu dari segi bentuk dan warna. Hanya saja bagea warnanya lebih mendekati abu-abu, karena terbuat dari sagu. Teksturnya juga berbeda. Bagea lebih keras, sementara baruasa cenderung terhambur saat dimakan.

Di wilayah Sulawesi Selatan bagea yang terkenal berasal dari daerah Palopo. Cara pembuatannya seperti kue kering yaitu dipanggang. Oleh karena teksturnya yang keras serta termasuk golongan kue kering, bagea cukup tahan lama.

Di Makassar, kamu bisa menemukan bagea di toko yang menjual makanan khas Sulawesi atau pusat oleh-oleh khas Makassar. Bagea yang dijual mungkin tidak senikmat dari Palopo, tetapi tetap saja rasanya juga tidak tertandingi. Bagea cocok dinikmati bersama secangkir kopi atau teh di pagi hari.

Harga bagea sendiri dibaderol sekitar Rp 20.000 – Rp 30.000. Tergantung ukuran yang kamu inginkan saja ya.

12. Mantao Pare Khas Makassar

Kalau kamu sudah tidak asing dengan bakpao, berarti besar kemungkinan kamu sudah bisa mengenali manta pare. Kuliner khas Makassar satu ini memang benar-benar mirip bakpao dengan warna putih. Hanya saja ukurannya lebih kecil dan berbentuk persegi.

Mantao pare sendiri termasuk ke dalam kategori roti. Setelah membeli makanan satu ini kamu sudah bisa langsung mengonsumsinya. Kalau mau kamu juga menggorengnya agar semakin terassa gurih.

Mantao pare sangat cocok dijadikan oleh-oleh khas Makassar dan bisa ditemukan di  pusat oleh-oleh Makassar. Di sepanjang Jalan Perintis antara kedua pintu masuk ke Universitas Hasanuddin kamu bisa menemukan penjual mantao pare.

Karena matao pare cepat rusak, pastikan kamu membelinya dalam kondisi segar jika ingin dibawa perjalanan jauh. Apalagi sekarang sudah banyak sekali varian rasa mantao pare. Mulai dari cokelat, pandan, hingga stroberi. Harganya juga terjangkau. Berkisar Rp 25.000 – Rp 60.000.

13. Coto Makassar Instan

Coto Makassar instan tidak jauh berbeda dengan kerupuk pisang ijo. Kedua makanan instan tersebut adalah hasil inovasi kekinian dari kuliner khas setempat. Menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Berhubung para pelancong tidak bisa membawa coto makassar sebagai oleh-oleh, dibuatlah coto makassar instan ini. Meski tidak selezat menyantapnya langsung, lumayanlah untuk dibawa sebagai buah tangan.

Cara menyantap coto makassar instan mudah sekali cukup diseduh dengan air panas saja. Sudah bisa langsung dinikmati dan rasakan sensasi khas dari kuliner Makassar satu ini.

Harganya cukup mahal untuk satu box berisi lima bungkus coto makassar instan berkisar antara Rp 135.000 – Rp 200.000. Kamu bisa memesannya secara online kalau tidak mau repot.

14. Abon Raos Khas Makassar

Meski kata raos diambil dari bahasa Sunda yang berarti enak, jangan salah abon raos adalah kuliner khas Makassar. Berbahan baku daging sapi, abon raos memiliki cita rasa yang berbeda dengan abon pada umumnya.

Salah satu yang menjadi ciri khas dari abon raos adalah rasanya yang pedas. Sebagaimana yang kamu ketahui kalau Makassar terkenal sekali dengan rasa pedasnya. Abon raos biasa disantap bersama nasi hangat. Kamu juga bisa menyantapnya sebagai isian dari roti tawar.

Oleh karena rasanya yang khas, abon raos cocok sekali menjadi buah tangan setelah bertandang di kota yang memiliki panta losari, Makassar. Kamu juga tidak perlu khawatir karena abon raos tahan lama.

Abon raos dijual dengan harga sekitar Rp 100.000 – Rp 150.000 untuk satu porsinya. Takaran satu porsi sekitar 500 gram dan disimpan di dalam stoples.

15. Baje’ Khas Makassar

Baje’ merupakan makanan tradisional dari suku Makassar, Bugis, hingga Mandar. Olahan tradisional ini terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan gula merah serta kelapa parut.

Karena terbuat dari campuran gula merah, baje’ memiliki rasa yang sangat manis. Tetapi tenang saja kamu juga bisa menemukan baje’ versi lain. Varian tersebut tidak berbahan dasar gula merah, melainkan gula putih.

Perbedaannya mudah sekali. Baje’ gula merah biasa dibungkus daun kering. Sedangkan baje’ gula putih biasanya dibungkus dengan kertas minyak warna-warni.

Harga baje’ berkisar antara Rp 20.000 – Rp 30.000. Murah sekali bukan?

16. Kue Gambung Khas Makassar

Kue yang berasal dari daerah Palopo ini juga merupakan oleh-oleh khas Makassar. Terbuat dari tepung sagu. Kue gambung berbentuk putih kekuningan berisi kelapa parut yang telah diberi gula merah. Masyarakat sulawesi menyebutnya jangkuli atau cangkuli.

Meskipun diproduksi di Palopo, kue ini sudah dipasarkan hingga Makassar. Sehingga tidak heran kalau kamu bisa menemukannya di toko kue khas yang tersebar di kota Makassar.

Kue gambung sejenis dengan baruasa dan bagea’. Hanya saja, gambung lebih memiliki tekstur lembut. Jadi bisa dikonsumsi oleh siapa saja. Kue ini juga cocok disantap bersama kopi atau the hangat.

Harga kue gambung bervariasi. Mulai dari Rp 15.000 – Rp 30.000. Tergantung ukuran dan campuran rasanya seperti rasa durian.

“Baca Juga: 28 Oleh Oleh Khas Bandung Terkenal, Enak & Murah Meriah

Oleh Oleh Khas Makassar Kerajinan & Aksesoris

Seperti daerah lainnya di seluruh Indonesia, Makassar juga punya oleh-oleh khas selain makanan lho. Oleh-oleh ini bisa berupa souvenir, kerajinan, aksesoris atau barang-barang yang menjadi ciri khas kota Makassar.

Satu kelebihan menjadikan barang-barang sebagai buah tangan adalah bisa bertahan lama. Mau tahu apa saja oleh-oleh khas Makassar selain makanan? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

17. Kopi Toraja Makassar

Nah, oleh-oleh kopi Toraja cocok buat para pelancong yang memang hobi berdarmawisata. Selain bisa menjadi oleh-oleh, kamu juga dapat membawanya bahkan saat berkunjung ke daerah lain. Siapa tahu kamu tiba-tiba merasa rindu dengan udara kota Daeng.

Sesuai namanya, kopi toraja berasal dari kabupaten Toraja. Kamu mungkin sudah tahu kalau kopi toraja merupakan salah satu kopi terbaik yang dimiliki Indonesia. Terbuat dari biji kopi pilihan dengan aroma dan cita rasa yang khas. Kopi toraja bahkan memiliki nilai jual yang sangat tinggi di Jepang.

Kopi toraja sendiri memiliki tiga jenis varian rasa. Pertama kopi toraja robusta yang memiliki cita rasa dua kali lebih pahit dari kopi pada umumnya. Kedua adalah kopi toraja arabica. Dan ketiga yaitu pencampuran dari kedua kopi tersebut.

Harganya sendiri bervariasi. Untuk kopi toraja robusta maupun arabica ukuran 250 gr, kamu bisa membelinya dengan harga sekitar Rp 50.000 – Rp 70.000. Sementara untuk ukuran 1 kg harganya dibaderol Rp 150.000 – Rp 200.000.

18. Sirup DHT Makassar

Sirup satu ini sudah sangat terkenal dalam masyarakat Sulawesi Selatan. Kalau kamu pernah mencicipi kuliner pisang ijo, berarti besar kemungkinan kamu sudah mengetahui sirup DHT. Karena sirup DHT menjadi menu pelengkap pisang ijo.

Pusat produksi sirup yang sering dicampur ke dalam es buah ini adalah daerah Sungguminasa, Gowa. Tetapi telah dipasarkan ke seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Siapaun pasti tahu sirup ini.

Meskipun memiliki warna pink dengan label buah-buahan, jangan salah! Sirup DHT bertekstur kental dan beraroma pisang ambon. Cocok dijadikan buah tangan. Apalagi menjelang ramadhan seperti saat ini.

Harga sirup DHT berkisar antara Rp 15.000 – Rp 20.000. Untuk menemukan sirup ini kamu bisa mencarinya di toko bahan campuran di mana saja. Dijamin, pasti ada.

19. Sirup Markisa Khas Makassar

Daerah pegunungan yang dingin seperti Malino selain identik dengan stroberi, pinus, dan kebun teh, juga terkenal dengan markisanya. Oleh sebab itu Malino tidak melewatkan peluang bisnis sirup dari hasil kebun markisa.

Sirup markisa malino ini cocok untuk kamu jadikan oleh-oleh. Selain kaya akan vitamin C, sirup ini juga memiliki packing­-an yang aman untuk dibawa kemana-mana. Jadi kamu tidak perlu khawatir akan pecah, karena memang berada dalam wadah botol plastik yang disimpan di dalam anyaman kerajinan.

Kamu bisa menemukan sirup markisa di toko-toko bahan makanan yang ada di Makassar. Atau kalau mau lebih segar dan memastikan keasliannya, kamu bisa langsung ke Malino. Jaraknya tidak terlalu jauh kok. Hanya sekitar tiga jam ditempuh dengan mobil.

Untuk sirup ukuran sedang, harga oleh-oleh khas Makassar satu ini berkisar antara Rp 40.000 – Rp 50.000. Cukup murah untuk manfaat yang diberikan bukan?

20. Baju Kaos Bergambar Ciri Khas Makassar

Kamu ingin sesuatu yang lebih tahan lama? Oleh-oleh satu ini sebenarnya sudah menjadi hal yang sangat lumrah ditemukan di daerah mana saja. Pembedanya hanya terletak pada gambar di bagian depan atau belakang baju.

Khusus untuk daerah Makassar, gambarnya berkisar antara pantai losari, Sultan Hasanuddin, kapal phinisi, sampai aneka makanan khas setempat. Kamu tinggal pilih saja yang mana sesuai dengan keinginanmu, karena ada banyak sekali motif yang ditawarkan.

Harga yang ditawarkan pun beragam. Mulai dari Rp 50.000 – Rp 80.000 per potong dengan variasi ukuran yang macam-macam. Mulai dari ukuran anak-anak hingga dewasa. Khusus perempuan atau untuk umum juga ada.

Biasanya kamu menemukan penjual seperti ini di sepanjang pantai Losari atau di jalan Somba Opu yang memang menjadi pusat oleh-oleh khas Makassar.

21. Gantungan Kunci Berakarakter Makassar

Tidak ingin memberi pakaian atau makanan? Kamu mau cenderamata yang lebih mudah dibawa-bawa serta cocok untuk siapa saja? Maka gantungan gunci dengan beragam karakter akan cocok kamu bawa pulang.

Berbekal ciri khas dari berbagai daerah Sulawesi Selatan, para pengrajin menuangkannya menjadi gantungan kunci yang lucu-lucu. Di antaranya adalah rumah adat Toraja, kapal phinisi, wajah Sultan Hasanuddin, kupu-kupu, hingga bentuk pantai Losari.

Untuk menemukan penjual gantungan kunci di Makassar, kamu tidak perlu repot-repot. Ada banyak sekali pedagang yang menawarkannya di sepanjang pantai Losari. Kalau mau memperoleh lebih banyak dan beragam lagi, kamu bisa sekalian berkunjung ke toko souvenir. Salah satunya adalah Pusat Oleh-Oleh Makassar yang terletak di jalan A.P. Pettarani.

Harga gantungan kuncinya pun sangat bervariasi. Untuk yang sederhana kamu bisa memperolehnya dengan harga sekitar Rp 5.000 – Rp 15.000.

22. Kain Tenun Bugis Makassar

Seluruh wilayah Indonesia sebenarnya memiliki kain tenun sendiri. Hanya saja yang menjadi pembeda kain tenun setiap daerah adalah coraknya. Di Sulawesi Selatan sendiri salah kain tenun yang terkenal berasal dari daerah Bugis yang bisa kamu jadikan oleh oleh khas.

Di kalangan masyarakat Bugis terdapat salah satu tradisi yang sudah ada sejak zaman dahulu kala yaitu menghadiahkan sarung. Jadi, memberi sarung kepada sanak keluarga sudah dikenal nenek-nenek dulu ya.

Kain tenun bugis sendiri terbagi dua yaitu dalam bentuk lembaran kain dan yang telah menjadi sarung. Selain itu kain tenun bugis juga memiliki dua varian yaitu terbuat dari katun dan sutera. Kamu tinggal pilih saja yang menjadi favoritmu apa.

Harga kain tenun berkisar antara Rp 35.000 – Rp 200.000. Sementara untuk sarungnya lebih terjangkau lagi yaitu sekitar Rp 20.000.

23. Kerajinan Khas Toraja Makassar

Oleh oleh di Makassar selanjutnya adalah hasil olahan tangan berupa kerajinan. Kerajinan tangan dari Toraja memang punya ciri khas tersendiri, sehingga terkenal ke berbagai wilayah lain. Mulai dari pahatan, anyaman, sampai  lukisan. Semuanya memiliki karakter tersendiri.

Berada cukup jauh dari kota Makassar, tidak membuat para pengrajin Toraja berdiam diri. Hal ini dibuktikan dengan mulai menjamurnya pengrajin yang menjajakan kerajinan khas Toraja. Kerajinan ini biasa ditemukan saat pasar malam atau di sekitar area wisuda.

Tetapi kamu juga bisa menemukannya selain dari kedua hal tersebut. Para pengrajin banyak terdapat di sekitar pantai Losari. Kamu bisa memilih kerajinan yang sudah dibuatnya atau bisa juga memesan kerajinan khusus.

Harganya pun beragam mulai dari Rp 20.000 – Rp 200.000. Sesuai dengan kerajinan yang kamu pilih.

24. Hiasan Dari Kupu-Kupu Khas Makassar

Sebenarnya hiasan kupu-kupu bukan berasal dari Makassar, melainkan dari kampung tetangganya. Kabupaten Maros. Jaraknya dari Makassar hanya membutuhkan waktu sekitar satu sampai dua jam. Hiasan kupu kupu ini dapat kamu jadikan oleh oleh khas dari Makassar.

Produsen utama hiasan kupu-kupu di Maros ada di daerah Bantimurung. Daerah ini sangat terkenal sebagai penangkaran kupu-kupu. Oleh sebab itu Bantimurung menjadai salah satu destinasi wisata yang wajib kamu datangi.

Hiasan dari kupu-kupu Bantimurung ini memiliki banyak sekali varian. Mulai dari gantungan kunci, aksesoris, sampai gantungan dinding. Harganya pun sangat beragam mulai dari Rp 15.000 – Rp200.000. tergantung hiasan yang kamu pilih.

Meskipun tidak berkunjung ke Bantimurung, kamu bisa menemukannya di toko souvenir khas Makassar yang tersebar di kota Daeng.

25. Minyak Tawon Khas Makassar

Kamu merasa asing dengan jenis minyak satu ini? Mungkin tidak. Pasalnya minyak tawon sudah banyak ditemukan di berbagai apotik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hanya saja kamu perlu tahu bahwa minyak tawon berasal dari Makassar ya.

Memberi sanak saudara dan teman kerja minyak tawon tidak ada salahnya lho. Karena minyak ini memiliki banyak sekali manfaat. Bukan hanya untuk mengobati luka luar, tetapi luka dalam juga.

Cara penggunaannya simpel saja. Cukup oleskan di bagian tubuh yang luka. Misalnya akibat gigitan serangga atau teriris pisau. Ketika kamu batuk-batuk dan tenggorokanmu terasa gatal, minum saja minyak tawon. Aman kok.

Minyak tawon memiliki kemasan botol dengan tutup berwarna merah atau putih. Untuk minyak tawon asli harganya berkisar antara Rp 90.000 – Rp 250.000.

26. Kain Sutera Sengkang Khas Makassar

Satu lagi kain yang dapat kamu jadi oleh-oleh khas Makassar selain kain tenun Bugis. Kain sutera Sengkang.

Sengkang sendiri merupakan kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan dan masuk ke dalam wilayah suku bugis. Kabupaten ini memang terkenal sekali sebagai penghasil sutera. Tetapi kami tidak perlu khawatir untuk mendapatkan sutera Sengkang, karena sudah banyak di pasaran.

Satu hal yang menjadi keunggulan dari sutera Sengkang adalah coraknya. Memiliki corak garis-garis dengan berbagai varian warna, kain sutera ini bisa dijadikan sarung, rok, atau baju untuk para perempuan.

Memiliki kualitas terbaik, maka harganya juga cukup mahal yaitu sekitar Rp. 300.000. Kamu harus percaya bahwa harga tidak membohongi hasil.

“Baca Juga: 20 Oleh Oleh Khas Bogor Enak, Murah Meriah & Tahan Lama

Pusat Tempat Membeli Oleh Oleh Di Makassar

Setelah mengetahui beragam oleh-oleh khas Makassar. Mulai dari berbagai jenis makanan khas baik tradisional sampai yang kekinian. Termasuk oleh-oleh khas selain makanan seperti kerajinan, sarung, dan minuman. Kamu juga wajib mengetahui pusat oleh-oleh khas Makassar.

Berikut adalah pusat oleh-oleh Makassar terkenal dan lengkap. Setidaknya kalau berkunjung ke kota Daeng, kamu sudah punya gambaran kemana tujuan untuk membeli buah tangan. Simak ulasannya berikut ini.

1. Sepanjang Anjungan Pantai Losari Makassar

Berkunjung ke Makassar tidak sahih kalau kamu belum mampir di pantai Losari. Ikon kota Makassar ini memang menawarkan banyak sekali pesona. Pembangunan di sekitar pantai pun terus mengalami pembaharuan.

Tetapi kamu perlu catat baik-baik. Ketika berkunjung ke pantai Losari usahakan waktu yang kamu pilih sore ya. Karena pantai Losari sangat panas dan sulit menemukan tempat bernaung yang sejuk.

Sambil menyelam minum air. Menjungi destinasi wisata pantai Losari berarti kamu juga bisa sekaligus menikmati aneka kuliner yang dijajakan di sepanjang jalan. Bukan hanya itu kamu sekalian saja berburu oleh-oleh khas Makassar yang juga banyak dijajakan.

Di sepanjang anjungan pantai losari kamu bisa menemukan penjual kaos khas Makassar, penjual gantungan kunci, pengrajin kerajinan Toraja, sampai pelukis. Jadi kamu pilih yang mana?

2. Jalan Somba Opu Makassar

Hampir sama dengan anjungan pantai Losari. Salah satu tempat wisata yang wajib kamu kunjungi di Makassar adalah Benteng Fort Rotterdam. Peninggalan bersejarah ini letaknya juga tidak terlalu jauh dari pantai Losari.

Nah selain berkunjung ke Benteng Fort Rotterdam, kamu bisa sekalian berjalan-jalan di Jalan Somba Opu. Letaknya tidak terlalu jauh kok. Di sepanjang jalan tersebut kamu bisa menemukan banyak sekali penjual oleh-oleh khas Makassar.

Toko oleh-oleh khas Makasar di sepanjang jalan Somba Opu menawarkan berbagai makanan khas daerah, kain tenun bugis sampai kain sutera khas Sengkang. Bukan hanya itu aneka souvenir juga ada.

Tetapi kamu perlu teliti ya, karena di jalan tersebut ada banyak sekali toko emas. Bahkan lebih dominan.

3. Toko Cahaya Makassar

Toko Cahaya menjadi salah satu rekomendasi pusat oleh-oleh khas Makassar, karena terletak di tengah kota. Lokasinya terletak di kawasan Pecinan, Jalan Sulawesi, Makassar.

Sementara di sekitar toko Cahaya ada banyak juga warung dan rumah makanan yang bisa kamu singgahi untuk mencoba kuliner Makassar. Jadi, sambil berburu oleh-oleh, kamu juga bisa sekalian menikmati kuliner.

Beberapa oleh-oleh khas Makassar yang bisa kamu temui di toko Cahaya mulai dari makanan sampai souvenir. Makanan yang terdapat di toko tersebut antara lain kacang disko dan kerupuk jintan, serta sirup markisa. Sementara souvenirnya mulai dari gantungan kunci hingga pakaian.

Oleh sebab itu jika kamu memutuskan untuk berburu oleh-oleh di sini ada banyak jenis yang bisa kamu peroleh. Tertarik?

4. Toko Keradjinan Makassar

Toko Keradjinan terletak di Jalan Somba Opu. Sebagaimana telah disebutkan bahwa jalan Somba Opu dekat dari benteng Rotterdam. Tetapi bukan hanya destinasi sejarah tersebut, jalan ini juga dekat dari pelabuhan.

Jadi kalau kamu sudah hendak pulang dan kebetulan menggunakan perahu, kamu bisa mampir terlebih dahulu di toko keradjinan. Waktu yang dibutuhkan dari pelabuhan ke toko keradjinan sekitar dua puluh lima menit saja.

Toko ini menyediakan banyak sekali jenis oleh-oleh khas Makassar yang bisa kamu jadikan buah tangan. Mulai dari makanan khas, kerupuk, minuman, sampai berbagai jenis souvenir. Bukan hanya itu di toko ini juga ada pakaian dan tas yang bisa dijadikan oleh-oleh.

Harga oleh-oleh di toko keradjinan pun sangat bervariasi. Tergantung apa yang kamu pilih.

5. Pusat Oleh Oleh Sulawesi

Pusat oleh-oleh Sulawesi merupakan toko yang menjual aneka kue khas sulawesi. Toko ini terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Ruko Hasanuddin Comercial Center. Berderet dengan toko penjual lainnya.

Toko yang bernama pusat oleh-oleh sulawesi ini menjual berbagai jenis kue khas Makassar. Seperti kerupuk jintan, baruasa, dan bagea’. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau dan eknomis.

Meski sedikit terlihat kecil dari luar, tetapi jangan salah. Toko pusat oleh-oleh sulawesi ini cukup lengkap. Meski yang ditawarkan hanya oleh-oleh khas dari jenis makanan saja.

Kamu bisa mengunjungi toko ini dari senin sampai minggu. Mulai terbuka sejak pukul 8 pagi sampai pukul 9 malam.

6. Sekitar Panakukang

Di sekitar wilayah Panakukang kamu sebenarnya sudah bisa menemukan tempat membeli oleh-oleh khas Makassar. Tepatnya di jalan Boulevard deretan ruko jasper yang berdekatan dengan mall panakukang.

Toko Oleh-Oleh Bu Elly juga berada di ruko jasper, berhadapan dengan mall dan bersebelahan dengan warung makan pak tjomot. Seperti sudah dibahas sebelumnya bahwa Toko Bu Elly ini merupakan salah satu penjual otak-otak yang paling terkenal di Makassar.

Selain otak-otak ikan tenggiri, di Toko Bu Elly juga menyediakan kuliner khas Makassar yang lain. Salah satunya adalah mantao pare. Bahkan sirup DHT dan minyak tawon juga ada di sini lho.

Tetapi jangan lupa untuk membeli otak-otaknya menjelang pulang ya. Agar tidak cepat rusak saja.

7. Posko UKM Jasuda

Posko UKM Jasuda merupakan salah satu pusat oleh-oleh Makassar yang terletak di jalan Perintis Kemerdekaan. Posko ini berada di deretan Ruko Hasanuddin. Lebih tepatnya bersebelahan dengan perwakilan bus atau pipos.

Ada banyak sekali oleh-oleh khas yang ditawarkan di toko ini. Mulai dari abon raos, souvenir, hingga aneka makanan khas kekinian. Kamu juga bisa menemukan kerupuk pisang ijo dan kerupuk dangke di sini.

Selain bisa mendatangi poskonya langsung, kamu juga bisa memesan via instagram, situs belanja online, atau facebook. Untuk instagramnya kamu tinggal search posko_ukmjasuda. Kelebihan memesan online kamu tidak perlu repot ke sana ke mari.

Meskipun begitu Posko UKM Jasuda sedikit lebih lambat buka dibanding toko yang lain. Buka pada pukul sepuluh pagi.

“Baca Juga: 21 Oleh Oleh Khas Malang Terkenal, Enak & Murah Meriah

Nah itulah oleh-oleh khas Makassar rekomendasi jogja day yang bisa kamu jadikan buah tangan untuk keluarga, teman hingga rekan kerja di kota asal. Kamu tinggal pilih saja mau makanan atau selain makanan. Tergantung seleramu. Semoga bermanfaat dan share artikel ini yaa!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Welcome

Share Artikel Ya!