Kuliner Olahan Daging Khas Cirebon Yang Enak, Populer Dan Wajib Dicoba

Terletak tidak jauh dari Ibu Kota Jakarta, Cirebon merupakan destinasi wisata yang sayang jika diabaikan. Kota ini memiliki beragam pesona mulai dari cita rasa kuliner yang lezat, kerajinan tangan yang mendunia, hingga batik dengan motif dan warna khas yang tak lekang dimakan zaman.

Berbicara mengenai kuliner khas Cirebon, rasanya sobat harus mencicipi nikmatnya olahan daging sapi dan kerbau. Bagi masyarakat Indonesia, mengkonsumsi daging sapi merupakan salah satu menu yang tidak bisa dilewatkan dalam sajian sehari-hari. Daging sapi sudah sangat erat menjadi teman makan nasi utama. Olahannya pun sangat beragam. Begitu juga dengan daging kerbau yang memiliki serat lebih kasar. Di sejumlah daerah, daging kerbau menjadi sajian yang kerap dihidangkan pada saat hari raya.

Daging sapi dan kerbau merupakan salah satu sumber utama omega tiga yang berperan penting dalam pertumbuhan dan pembentukan kecerdasan terutama pada anak. Daging ini juga mengandung sejumlah vitamin seperti Vitamin B1, Vitamin B5, Vitamin B6, dan Zat Besi.

Mengkonsumsi daging sapi dan kerbau dalam porsi yang seimbang juga dapat mencegah diabetes, sahabat diet bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan kulit, dan meningkatkan produksi sel darah merah. Makanya nih Sobat, kandungan gizi dan kelezatannya bisa kamu lirik untuk dicoba jika sedang berlibur di Cirebon.

Masyarakat Cirebon yang dikenal sangat kreatif dalam mengolah bahan makanan sukses menyulap daging sapi dan kerbau yang kaya gizi menjadi sajian dengan kelezatan yang melegenda. Diramu dengan rempah-rempah khas Indonesia, daging sapi dan kerbau menjadi salah satu sajian kuliner utama “Kota Udang”.

Maka jika sobat sedang berlibur ke Cirebon, jangan ragu untuk menjadikan olahan daging sebagai buah tangan. Dijamin, oleh-oleh yang diberikan akan sangat berkesan. Berikut tiga olahan daging khas Cirebon yang membuat oleh-oleh menjadi berkesan.

1. Empal Gentong

Nama Empal Gentong sudah sangat tersohor sejak zaman dahulu. Kuliner yang satu ini diyakini sudah ada sejak abad ke-18. Konon, kuliner yang satu ini dibawa oleh para pedagang Arab yang singgah di Cirebon. Empal Gentong merupakan sajian olahan daging sapi dimana daging sapi dipotong kecil-kecil kemudian dimasak dengan santan berbumbu. Sekilas, masakan ini seperti gulai karena kuah kuningnya. Namun, citarasanya berbeda. Empal Gentong memiliki rasa yang lebih segar dan gurih karena karena kuah santan untuk memasak daging sapi harus disertai dengan sedikit perasan jeruk nipis, kucai, dan serbuk cabai. Oya Sobat, selain daging sapi, Empal Gentong biasanya juga dilengkapi usus dan babat sapi.

Empal Gentong H Apud foto instagram.com/ empalgentongh.apud

Karena sudah ada sejak berabad-abad lalu, tidak mengherankan jika Empal Gentong menjadi sajian utama Cirebon yang kerap diburu pecinta kuliner. Pedagangnya pun berjamur. Nyaris di setiap sudut kota dapat ditemui menu ini. Namun, Empal Gentong H. Apud merupakan salah satu yang terkenal. Berlokasi di Jl. Ir H Juanda No. 24 Battembat, Tengah Tani, Kota Cirebon, tempat makan ini  kerap menjadi rekomendasi warga lokal bagi para pendatang yang ingin mencicipi kelezatan Empal Gentong yang pertama kali diperkenalkan di Desa Battembat.

Harga Empal Gentong terbilang bersahabat di kantong. Untuk menikmati satu porsi Empal Gentong H. Apud, Sobat hanya perlu merogoh kocek Rp 23.000. Jika ditambahkan nasi, cukup menambah Rp 5.000. Tidak bikin kantong kosong kan?

Ada fakta unik soal Empal Gentong nih Sobat. Namanya yang unik ternyata diambil dari tempat memasak daging sapi. Gentong dalam Bahasa Cirebon merupakan kuali dari tanah liat yang biasa digunakan memasak pada zaman dulu. Empal Gentong juga dikenal memiliki rasa yang khas karena dimasak dengan kayu bakar.

Jika Sobat ingin menjadikan Empal Gentong sebagai oleh-oleh, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu kemas makanan ini dengan benar. Karena mengandung kuah, maka Empal Gentong rentan tumpah. Jadi pastikan kemasan tertutup sangat rapat. Kemudian, jangan membawa Empal Gentong terlalu lama karena kuah santan mudah basi.

2. Kerupuk Lambak

Sobat, apakah pernah mencicipi makanan dari kulit kerbau? Jika belum, maka kalian bisa mencoba Kerupuk Lambak. Kerupuk ini terbuat dari kulit kerbau yang dikeringkan. Kemudian, kulit tersebut digoreng dengan minyak panas hingga mengembang.

Kerupuk Lambak foto instagram.com/kerupukkerbau

Kerupuk Lambak sangat mudah ditemui di Cirebon. Mulai dari warung makan pinggir jalan hingga supermarket menjual kerupuk unik ini. Konon, kerupuk lambak yang terbuat dari kulit kerbau lebih gurih ketimbang kerupuk kulit sapi yang banyak beredar di pasaran. Kerupuk Lambak Kerbau dijual mulai dari Rp 17.000 untuk ukuran kecil hingga Rp 90.000 per kilogram.

3. Empal Asam

Satu olahan khas Cirebon lainnya yang patut dicoba yaitu Empal Asam. Empal ini sangat cocok bagi sobat yang tidak menyukai kuah santan atau sedang tidak bisa mengonsumsi santan karena gangguan kesehatan. Sajian yang satu ini merupakan olahan daging sapi yang dimasak dengan kuah bening yang diramu rempah-rempah Indonesia. Satu ciri khasnya, ditambahkan belimbing wuluh sehingga rasanya asam. Berbeda dengan Empal Gentong yang kuahnya berwarna kuning karena pengaruh kunyit, Empat Asam menggunakan ketumbar sebagai bumbu utama sehingga kuahnya tetap jernih terjaga.

Empal Asam Amarta foto instragram.com/dokter_pew

Empal Asam merupakan modifikasi Empal Gentong yang dipelopori Rumah Makan Empal Gentong Asam Amarta yang berlokasi di Jl Ir H. Juanda No. 37, Battembat, Tengah Tani, Cirebon. Harga satu porsi empal ini terbilang murah. Hanya Rp 22.000 belum beserta nasi.

Empal Asam bisa menjadi pilihan oleh-oleh yang tepat jika Sobat ragu memilih membungkus Empal Gentong. Kuah yang tidak terbuat dari santan membuat Empal Asam bisa bertahan lebih lama. Jadi, Sobat tidak perlu khawatir makanan yang dijadikan oleh-oleh basi di jalan.

Bagaimana Sobat? Apakah sudah memiliki gambaran untuk memilih oleh-oleh dari Cirebon? Rasanya, daging sapi dan kerbau bisa membuat tentengan yang dibawa pulang berbeda dari biasanya. Selamat berburu makanan khas Cirebon yang sudah tidak diragukan lagi kenikmatannya ya Sobat!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Welcome

Share Artikel Ya!