Eksotisnya Candi Prambanan Jogja, Beserta Fasilitas Dan Lokasinya

Candi Prambanan Jogja ~ Wisata candi yang selalu ramai oleh pengunjung baik lokal maupun mancanegara karena memiliki bangunan candi yang cukup banyak dan tertata rapi. Bagi anda yang belum sempat mengunjungi Candi Hindu terindah ini, admin menyarankan untuk singgah di Candi Prambanan Jogja.

Candi Prambanan merupakan kompleks Candi Hindu tertinggi sekaligus tercantik di Indonesia. Candi utama memiliki tinggi 47 m dengan banyak candi pendamping diantaranya candi garuda, candi wisnu, candi brahma dan candi siwa.

Keunikan yang ada di Candi ini adalah sarat akan kisah cinta. Mulai dari legenda perjuangan Bandung Bondowoso untuk mendapatkan cinta Roro Jonggrang, hingga kisah cinta Rama dan Shinta yang terpahat di dinding candi.

(Baca Juga: Megah Dan Indahnya Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah)

Candi prambanan Jogja
IG@trevel_smartgirls

Pengunjung dapat menelusuri relief kisah Ramayana, pohon kalpataru dan lainnya. Pengunjung juga dapat menonton sendratari ramayana dan wayang yang dipentaskan di pelataran Candi Prambanan pada jadwal tertentu.

Sejarah Candi Prambanan, Tentang Cinta Yang Melegenda

Kisah Cinta bertepuk sebelah tangan akan melekat pada Candi Prambanan Jogja, sehingga konon ada mitos bahwa bagi orang pacaran dilarang untuk datang besama kekasihnya ke Candi Pambanan Jogja karena akan putus. Candi Prambanan yang dibangun pada abad ke-10, pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Belitung.

Kisah cinta bermula ketika seorang pemuda bernama Bandung Bondowoso jatuh cinta kepada puteri cantik bernama Roro Jonggrang. Namun Roro Jonggrang enggan menerima cinta dari Bondowoso. Jonggrang pun memberikan tantangan kepada Bondowoso untuk membuatkan 1000 arca dalam waktu satu malam sebagai cara menolak Bondowoso karena ia yakin pemuda tersebut tak akan mampu memenuhi persyaratan tersebut.

Namun, di luar nalar Jonggrang Bondowoso hampir menyelesaikan tantangan yang diberikan Jonggrang. Sadar akan hal tersebut, Jonggrang meminta penduduk desa menumbuk padi dan membuat penerangan agar suasana tampak seperti pagi supaya Bondowoso gagal memenuhi permintaannya. Ayam berkokok ketika Bondowoso baru mengerjakan arca ke-999. Saat ia tahu kecurangan Jonggrang, ia pun mengutuknya untuk menjadi arca yang ke-1000.

Selain terkenal dengan legenda Roro Jonggrang, Candi Prambanan yang diakui UNESCO sebagai salah satu warisan dunia memiliki daya pikat lain bagi para wisatawan. Candi ini terdiri dari tiga candi Trimurti agama Hindu, yaitu Candi Siwa dengan candi pendamping bernama Nandini, Candi Brahma dengan candi pendamping Angsa, dan Candi Wisnu dengan Garuda sebagai candi pendamping. Tak hanya itu, ada beberapa candi lainnya seperti 2 candi apit dan 4 candi sudut. Halaman kedua dari kompleks ini terdiri dari 224 candi.

(Baca Juga: Warung Belik Sleman, Sajian Masakan Ndeso Khas Kaliurang Jogja)

Saat pengunjung memasuki Candi Siwa yang merupakan bangunan tertinggi, ada 4 ruangan yang berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan lainnya berisi Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang kerap dianggap sebagai arca Roro Jonggrang. Melangkah ke Candi Wisnu, pengunjung hanya akan menemui satu ruangan arca Wisnu, begitu pula halnya dengan Candi Brahma yang hanya memiliki satu ruangan berisi arca Brahma.

Pemandangan di kawasan Candi Prambanan sangat mempesona. Pengunjung dapat melihat betapa indah dan agungnya relief peninggalan jaman dahulu. Salah satu relief yang terkenal tentu saja kisah cinta Rama dan Dewi Shinta. Keberadaan relief inilah yang mendasari dilangsungkannya pertunjukan Sendratari Ramayana di tempat ini. Selain itu ada juga relief pohon atau Kalpataru yang menurut orang Hindu sebagai pohon kehidupan. Kalpataru tersebut digambarkan tengah mengapit singa.

Panorama Candi Prambanan juga bisa dinikmati pada sore hari. Memasuki senja, pemandangan candi yang menjulang lengkap dengan langit kemerahan bisa kamu lihat. Pada saat dipentaskan sendratari, bangunan candi akan disorot lampu warna-warni nan indah. Selain kompleks candi, pengunjung juga bisa belajar sejarah melalui Museum Arkeologi dan Audio Visual yang masih berada di kompleks Candi Prambanan.

Bagi pengungunjung yang merasa lelah untuk berkeliling di kompleks Candi Prambanan Jogja, maka tak perlu khawatir karena anda dapat menaiki Kereta kelinci juga siap membawa kamu berkeliling kompleks Candi Prambanan Jogja.

Candi prambanan Jogja
IG @christiaselfi

(Baca Juga: Wisata Candi Megah Dan Indah Yang Ada di Yogyakarta)

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan di Candi Prambanan

1. Belajar Sejarah dan Budaya
Candi Prambanan merupakan salah satu situs dunia yang dijadikan referensi untuk belajar sejarah kebudayaan Hindu di Indonesia. Berbagai relief yang menjadi simbol agama ini memberikan pelajaran sejarah penting tentang kehidupan dimasa Dinasti Sanjaya. Bagi pengunjung yang suka sejarah, napak tilas di kompleks Candi Prambanan akan memberikan pengetahuan bagaimana hubungan kisah rakyat tentang Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso dikaitkan dengan pembentukan arca di kompleks Candi Prambanan. Pengunjung juga dapat menyusuri relief demi relief dan menemukan kisah Ramayana dengan alur sesuai dengan tradisi lisan India.

2. Spot Foto Epic
Kompleks candi yang begitu asri dengan taman yang indah serta bangunan menjulang tinggi ini menjadi tempat favorit untuk hunting foto. Bagi pengunjung yang hobi berselancar di sosial media bisa langsung meng-upload foto selfie di jalan setapak menuju kompleks candi yang eksotis. Bagi menyuka fotografi, bisa memilih spot lain yang lebih indah dari sekadar berfoto Kamu bisa memilih senja atau fajar pada sesi ini. Langit biru menawan akan terlihat indah dipadukan dengan candi yang meninggi ke langit, begitupun warna jingga dipadankan dengan kompleks candi yang mewah.

3. Mengunjungi Museum Candi Prambanan
Masih satu lokasi dengan kawasan candi terdapat Museum Candi Prambanan. Museum berbentuk joglo ini memiliki koleksi berbagai benda bersejarah seperti artefak, arca, gerabah, gambar struktur Candi Siwa, fosil hewan, hingga legenda Roro Jonggrang. Untuk memasuki museum ini pengunjung tidak dikenakan biaya tambahan alias gratis. Supaya kunjunganmu ke Prambanan makin lengkap, jangan ragu untuk mengunjungi museum yang berada di rute jalan pulang ini.

Candi prambanan
IG @tdyuliani

4. Berburu Oleh-Oleh 
Puas menikmati keelokan Candi Prambanan, saatnya untuk berburu oleh-oleh khas Prambanan yang berada di sepanjang jalan keluar kompleks Candi Prambanan. Sejumlah pedagang siap menjajakan suvenir seperti gelang, kalung, tas, baju, gantungan kunci, hiasan dinding, bahkan makanan ringan dan kue juga tersedia. Pastikan anda untuk menawar agar mendapatkan harga yang sesuai.

5. Bersepeda & Naik Kereta Kelinci
Menikmati Candi Prambanan tak hanya dengan berjalan menyusurinya saja, bagi pengunjung yang hobi bersepeda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati kesegaran mata dan suasana Candi Prambanan Jogja di pagi atau pun sore hari. Pengunjung bisa bersepeda di dalam kompleks Candi Prambanan atau mengelilingi daerah sekitar kompleks Candi Prambanan dan berkeliling menuju candi-candi terdekat dari Candi Prambanan.

Bagi anda yang lelah untuk berjalan dan bersepeda di kompleks Candi Prambanan Jogja juga ada kereta kelinci yang siap mengantarkan anda untuk mengelilingi setiap kompleks Candi Prambanan Jogja, jadi tidak perlu berlelah-lelah untuk berjalan. Pengunjung juga akan melihat berbagai hewan yang ada di pelataran Candi seperti rusa dan aneka burung.

6. Sendratari Ramayana Prambanan
Setiap hari Selasa, Kamis, dan Jumat, akan dilangsungkan pagelaran Sendratari Ramayana di kompleks Candi Prambanan. Pertunjukan ini memadukan seni tari, drama, dan musik jawa. Meski tanpa ada dialog antara pemainnya, kamu tetap bisa mengikuti jalan cerita Ramayana. Pagelaran kolosal nan indah ini dimulai pada pukul 19.30 – 21.30 WIB. Pada musim kemarau pertunjukan akan dilangsungkan di open theater, namun pada musim penghujan pertunjukan dilaksanakan di Gedung Trimurti.

Tiket untuk menyaksikan Sendratari Ramayana berbeda dengan tiket masuk Candi Prambanan. Pastikan untuk melihat pertunjukan Sendratari Ramayana di Candi Prambanan Jogja yang sudah berlangsung selama puluhan tahun ini.

Candi Prambanan Jogja
IG @andilatour

(Baca Juga: Hotel, Resort Dan Convention Center Yang Ada Di Kaliurang Yogyakarta)

Fasilitas Candi Prambanan Jogja

1. Parkir yang luas

Candi Prambanan Jogja memiliki parkir yang luas dan dapat menampung banyak bus. Setiap hari libur kawasan Candi Prambanan Jogja akan nampak selalu ramai oleh pengunjung yang datang dari berbagai wilayah, karena candi ini megah dan eksotis.

2. Bersepeda dan Naik Kereta Kelinci

Bagi anda yang ingin berkeliling tanpa perlu berlelah-lelah, anda dapat menggunakan sepeda ataupun dengan naik kereta kelinci. Tanpa perlu berlelah-lelah pengunjung dapat mengeksplore kompleks Candi Prambanan Jogja secara lengkap.

3. Toilet

4. Mushola

5. Pasar Oleh-Oleh Khas Candi Prambanan Jogja

Candi Prambanan Jogja memiliki pasar oleh-oleh yang cukup banyak dan beragam. Di pasar ini pengunjung dapat membeli kuliner khas Jogja, aksesoris dan replika candi Prambanan. Pasar ini membentang di ujung dari jalan keluar menuju parkiran, sehingga pengunjung melewatinya ketika akan beranjak pulang.

Candi Prambanan Magelang
IG @reddoorzid

Cara Menuju Lokasi Candi Prambanan Jogja

Candi Prambanan Jogja ini berada di Jalan Raya Jogja Solo km 16, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Baiklah langsung saja kita simak rute menuju Candi Prambanan Jogja.

Dari pusat kota Yogyakarta yaitu tugu Jogja, Candi Prambanan Jogja ini berjarak kurang lebih 50 km dan dapat di tempuh dengan 60 menit dengan kendaraan pribadi.

Candi Prambanan terletak di Desa Prambanan yang mencakup dua wilayah yaitu Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Lokasinya yang berada tepat di tepi jalan raya Jogja –Solo menjadikan Candi Hindu tercantik ini mudah diakses dari manapun.

Dari Kota Jogja

Dari kota Jogja pengunjung dapat langsung menuju Jalan Raya Jogja-Solo hingga km 16, lalu menuju pintu gerbang masuk sebelah timur candi.

Dari arah kota Jogja anda bisa naik bus transjogja jalur 1A dan 2A kemudian turun di halte Prambanan dan dilanjutkan dengan jalan kaki atau naik becak. Sedangkan jika datang dari arah timur (Solo atau Klaten) kamu bisa naik bus arah Yogyakarta dan turun di Terminal Prambanan. Candi berada di seberang terminal Prambanan.

Candi prambanan Jogja
IG @jogjakartrans

Informasi Alamat Candi Prambanan

Jalan Raya Jogja Solo km 16, Prambanan, Sleman, Yogyakarta.

Jam Buka Candi Prambanan

Candi Prambanan buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB – 21.00 WIB

Tiket Masuk Candi Prambanan

  • Wisatawan Domestik Dewasa: Rp 30.000
  • Wisatawan Domestik Anak: Rp 12.500
  • Warga negara asing: USD $18
  • Untuk reservasi tiket dan informasi lainnya bisa menghubungi nomor (0274) 4596401
  • Parkir: Rp. 5.000/motor dan Rp. 10.000/mobil
Candi prambanan
IG @drp_images

(Baca Juga: Hotel, Resort Dan Convention Center Yang Ada Di Kaliurang Yogyakarta)

Tempat Wisata di Sekitar Candi Prambanan

  • Candi Sewu Jogja
    Meskipun terletak berdekatan dan memiliki gaya bangunan yang hampir sama, Candi Sewu memiliki latar belakang keagamaan yang berbeda. Jika Candi Prambanan adalah Candi Hindu maka Candi Sewu adalah Candi Budha. Hal ini menunjukkan bahwa pada zaman dahulu toleransi antar umat beragama sudah sangat dijaga. Aslinya di kompleks ini terdapat 249 bangunan candi yang disusun membentuk mandalawajradhatu, namun sayangnya sebagian besar candi sudah roboh sehingga yang berdiri tegak hanya tinggal beberapa. Meski begitu Candi Sewu tetap menarik untuk dikunjungi.
  • Candi Plaosan Jogja
    Candi Plaosan hanya berjarak sekitar 1 km arah utara Candi Prambanan. Candi ini dilingkupi kawasan persawahan dan ladang, sehingga suasananya sangat asri dan sejuk. Candi Plaosan dibangun sebagai tanda cinta Rakai Pikatan kepada permaisurinya, Pramodyawardani. Kompleks Candi Plaosan terbagi menjadi dua kelompok, yakni Plaosan Lor dan Plaosan Kidul. Mengunjungi candi yang dikelilingi lapangan rumput yang cukup luas ini akan memberimu pelajaran baru tentang makna toleransi dan cinta yang abadi. Di salah satu sudut terdapat pohon besar yang akarnya membelit batuan candi, sepintas mirip dengan suasana di Angkor Watt.
  • Candi Sojiwan Jogja
    Candi Sojiwan terletak di Desa Kebondalem Kidul, tak jauh dari lokasi Candi Prambanan. Arsitektur candi ini cukup unik karena memadukan arsitektur Candi Hindu dan Candi Budha. Di dinding Candi Sojiwan terdapat beragam relief cerita binatang atau fabel yang sangat menarik. Candi ini dikelilingi taman dan tanah lapang yang ditumbuhi rumput hijau segar, sehingga cocok dijadikan lokasi piknik. Berhubung baru saja selesai dipugar dan dibuka sebagai tempat wisata pada tahun 2011, candi ini belum begitu dikenal masyarakat. Namun justru disitulah asyiknya, kamu bisa menemukan suasana yang damai dan tenang saat mengunjungi candi ini.
  • Istana Ratu Boko Jogja
    Berdiri dengan gagah di pinggang perbukitan Batur Agung, Istana Ratu Boko menjadi salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan senja di Yogyakarta. Bangunan istana ini kini hanya menyisakan gerbang-gerbang megah di atas bukit dan kolam-kolam pemandian. Meski begitu kompleks Istana Ratu Boko tetap menjadi destinasi favorit para pejalan dan menjadi salah satu destinasi wajib kunjung saat pesiar ke Jogja.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*