14 Tempat Wisata Klasik Di Kotagede Yogyakarta

Kotagede Yogyakarta ~ Kotagede merupakan kawasan dengan seribu sejarah yang ada didalamnya. Wisata Sejarah di Kotagede dapat menjadi alternatif bagi kamu selain destinasi Pantai Gunungkidul, Borobudur dan Goa Pindul. Di Kotagede Jogja kamu akan mendapatkan ilmu sejarah yang banyak, karena Kotagede begitu kental dengan sejarah dan kenangan masa lampau, kamu akan melihat kekayaan budaya Yogyakarta yang begitu khas.

Ketika kamu menapakkan kaki berwisata ke Kotagede, kamu seakan berada dalam mesin waktu yang membawa kembali ke tahun 1700-an, dengan berbagai bangunan kuno zaman dulu yang cocok menjadi latar untuk foto. Kebayang kan serunya?

Di Kotagede ini, kamu bisa melihat langsung lebih 170 bangunan kuno berarsitektur kuno dan unik yang dibangun dalam rentang waktu ratusan tahun, antara tahun 1700 hingga 1930-an, plus nilai-nilai sejarah yang ada pada bangunan tersebut.

Beberapa bangunan yang masih bertahan adalah Masjid Kotagede, Rumah Tradisonal dengan arsitektur Jawa yang khas, Kompleks Makam Pendiri Kerajaan, Reruntuhan Benteng, hingga Toponim perkampungan yang tetap menggunakan unsur tata kota seperti di masa lampau jaman kerajaan.

Selain itu, buat kamu penggemar perhiasan perak nan cantik bergaya etnik, Kotagede akan memanjakan kamu. Di sini, berbagai toko dan pengrajin perak berkumpul, dengan karya-karya cantik yang siap untuk diadopsi. Bahkan, toko perak langganan keluarga Keraton Yogyakarta ada di sini. Wow!

Baiklah tak perlu untuk berlama-lama kali ini tim JogjaDay.com akan segera membahas wisata yang ada di kawasan Kotagede Jogja, jadi simak sampai habis yaa guys!

1. Pasar Legi Kotagede Jogja

Pasar Legi Kotagede Jogja
IG @arief.photo

Pasar tradisional tertua di Jogja ini telah ada sejak zaman kerajaan, dan masih tetap aktif hingga sekarang. Setiap Legi (hari pada kalender Jawa), aktivitas jual beli begitu marak di pasar tradisional ini. Keunikan bangunan pasar ini memang telah mengalami beberapa kali renovasi, namun gaya arsitektural belanda dan posisinya tidak berubah sama sekali.

Nah, buat kamu yang ingin menelusuri kota bersejarah Kotagede, maka pasar tradisional ini bisa jadi starting point-nya. Selanjutnya, kamu bisa jalan kaki ke makam-makam pendiri kerajaan, reruntuhan Benteng Dalam, ataupun ke Beringin Kurung.

Pusat aktivitas jual beli di wilayah Kotagede dan sekitarnya memang ada di sini. Banyak orang tumpah ruah di pasar ini. Apalagi ketika tiba hari Legi di penanggalan Jawa. Kamu bakal makin sudah untuk bergerak di pasar, karena padat dan penuh sesak.

2. Makam Raja-Raja Mataram Kotagede Jogja

Makam raja Imogiri Jogja
IG @briggita.sekar

Sejauh 100 meter di arah selatan Pasar Tradisional Kotagede Yogyakarta, kamu bisa menjumpai tembok tinggi yang menaungi makam raja dan tokoh-tokoh pendiri Kerajaan Mataram Islam. Gapura dan gaya arsitektur khas Hindu bisa dilihat di sini. Sekilas, mirip bangunan-bangunan di Bali.

Pada masing-masing gapura tersebut terdapat pintu kokoh dan tebal yang terbuat dari kayu berhiaskan ukuran-ukiran indah. Para Abdi Dalem yang menjaga kompleks pemakaman mengenakan pakaian adat Jawa, mengawal makam Sultan Hadiwijaya, Ki Gede Pemanahan, serta keluarga Panembahan Senopati.

Terdapat berbagai kegiatan budaya yang akan dilangsungkan di area makam ini setiaphari-hari tertentu yang tentunya layak untuk kamu ikuti, namun kamu harus tetap taat untuk mematuhi setiap hal-hal yang dilarang di kawasan Makam ini

3. Masjid Agung Kotagede

Masjid Agung Kotagede Jogja
IG @muhammad.romli.92

Wisata sejarah di Kotagede Jogja pasti nggak asyik kalau belum singgah ke Masjid Agung Kotagede, masjid paling tua di Yogyakarta. Masjid Agung Kotagede berada di area yang sama dengan Makam Pendiri Kerajaan Mataram. Setiap area yang mayoritas penduduknya muslim, pasti mempunyai masjid agung. Selain dipergunakan sebagai tempat ibadah, masjid juga digunakan sebagai tempat untuk membicarakan kepentingan masyarakat secara luas.

Itulah kenapa Masjid Agung Kotagede selalu lekat di hati masyarakat sekitar. Masjid ini juga menjadi peninggalan sejarah yang berharga. Tentunya berkunjung kesini kamu akan merasakan kenikmatan beribadah dan menambah ilmu tentang budaya dan sejarah yang ada di Kotagede Jogja.

4. Pemukiman Tradisional Jawa Kotagede Jogja

Pemukiman Tradisional Kotagede Jogja
IG @travelogia

Tak jauh dari Kompleks Makam Pendiri Kerajaan, atau lebih tepatnya di seberang jalan depan kompleks makam, kamu juga menyaksikan rumah tradisonal asli Mataram Jawa. Asyik bukan? Pastinya juga tempat ini bagus untuk foto-foto. Jika kamu berjalan sekitar 50 meter lagi ke arah selatan, telah menanti sebuah tembok gapura rendah dan berongga lengkap dengan plakat yang bertuliskan “Cagar Budaya”.

Melewati gapura tembok tersebut, kamu akan dibuat takjub oleh bangunan rumah-rumah tradisional Kotagede yang masih terawat dengan baik. Hebatnya lagi, rumah-rumah tersebut masih tetap berfungsi sebagai rumah tinggal.

Kamu juga akan melihat “Between Two Gates”, yang disimpulkan sebagai “Di Antara Dua Gerbang,” sebuah system tata lingkungan pemukiman di Kotagede, terutama di Kampung Alun-Alun RT 37 RW 09, Kelurahan Purbayan. Menurut tahun yang tercantum di tembok pintu gerbang samping timur, permukiman ini telah ada sejak tahun 1840.

5. Reruntuhan Benteng Di Kotagede Jogja

Benteng Kotagede
www.misteriblogaddres.blogspot.com

Reruntuhan benteng Kotagede adalah juga tempat wajib didatangi saat wisata sejarah ke Kotagede Yogyakarta. Luas reruntuhan ini mencapai 400 x 400 meter, lengkap dengan parit yang ketika di zaman kerajaan dulu digunakan sebagai benteng pertahanan keraton. Tembok benteng ini memiliki ketebalan 1,2 meter dan terbuat dari bongkahan batu besar yang kokoh.

Tentunya wisata berupa reruntuhan beteng yang eksotis ini dapat dijadikan latar untuk berfoto ria dan menjadi stock foto di Instagram kamu pastinya. Jadi berkunjung ke Kotagede tak hanya menambah ilmu pengetahuan yaa.

6. Wisata Kerajinan Perak Kotagede Jogja

Perak Kotagede Jogja
IG @pengrajin_perak_jogja

Kotagede dikenal sebagai sentra kerajinan perak di Yogyakarta. Berbagai perhiasan dan perabotan perak yang indah dan cantik bisa kamu temukan di sini. Sebut saja perlengkapan minum teh perak bergaya etnik, hingga berbagai perhiasan seperti cincin, gelang dan kalung. Lokasi perajin perak ada di hampir setiap sudut Kotagede, dari Pasar Tradisional Kotagede hingga Masjid Agung dan bekas Istana Mataram Islam.

Toko-toko dan bengkel perajin perak bisa dengan mudah kamu temukan di sudut-sudut Kotagede. Perhiasan dan kerajinan perak Kotagede sangat cocok dijadikan oleh-oleh bagi pasangan, orangtua dan kerabat di rumah. Kamu juga bisa membeli cincin couple untuk pasanganmu tentunya!

7. Lapangan Karang Kotagede Jogja

Lapangan Karang Kotagede Jogja
IG @maharanicdr

Namanya Lapangan Karang Kotagede, tetapi bukan berarti tempat ini dipenuhi bebatuan terjal seperti tebing pantai. Lapangan ini justru menjadi pusat aktivitas warga yang berolahraga di sore hari. Disini kamu juga bisa wisata kuliner kaki lima yang ada di seputaran Lapangan Karang.

Para siswa dari sekolah, klub, bahkan para orangtua sering mengadakan pertandingan sepak bola. Menjelang malam, aktivitas olahraga tergantikan oleh wisata kuliner andalan. Sate sapi Kotagede yang berkuah gurih nan lezat bertebaran di sini. Nyamm, tentunya sangat sayang untuk dilewatkan bukan?

8. Rumah Pesik Kotagede Jogja

Rumah Pesik Kotagede
IG @a_ba_sa

Rumah Pesik adalah sebuah bangunan dengan beton tebal yang memiliki hiasan ornamen Mataram Islam. Bangunan ini hasil gabungan arsitektur Belanda, Jawa, dan Islam. Rumah Pesik konon adalah peninggalan orang Kalang. Mereka adalah keturunan Bali yang berperan penting di Kerajaan Mataram Islam. Mereka pedagang sukses, kaya turun-temurun, dan berjiwa seni tinggi.

Di Ruah Pesik Kotagede juga sering digunakan sebagai spot foto preweding, dengan latar rumah pesik yang memiliki banyak spot menjadikannya wisata dengan spot foto epic, tentunya bisa dijadikan bahan foto Instagram kamu.

9. Langgar Dhuwur Kotagede Jogja

Langgar Dhuwur Kotagede
IG @jogjaseni

Langgar yang berarti tempat ibadah umat muslim yang sering digunakan untuk mengaji kitab suci. Disebut langgar dhuwur karena memang langgar tersebut berada di lantai 2 yang posisinya lebih tinggi dibandingkan dengan bangunan lainnya, itu sebabnya langgar ini dinamakan langgar dhuwur

Langgar Dhuwur adalah sebuah musala yang terletak di tempat tinggi. Dahulu, banyak sekali Langgar Dhuwur yang terletak di Yogya. Kini, hampir semuanya lenyap. Salah satu yang tersisa adalah di Kotagede. Dan kamu dapat berwisata ke Langgar Dhuwur Kotagede ini dengan beribadah ataupun berfoto ria.

10. Sendang Kakung Lan Putri Jogja

Sendang Kotagede Jogja
Facebook @mataramislam

Nama tunggalnya adalah Sendang Seliran. Tempat ini berada di kompleks masjid Mataram. Ada dua sumber mata air di sini, namanya Sendang Kakung dan Sendang Putri. Di destinasi ini kamu bisa menikmati wisata unik berupa peninggalan zaman kerajaan, yang tentunya menarik untuk dijelajahi. Jadi jika kamu berkunjung ke Kota Jogja, pastikan kamu juga ke sini ya!

11. Keraton Mataram Jogja

Keraton Mataram Kotagede
IG @hotline_wisatadjogdja

Keraton Mataram adalah pusat pemerintahan kerajaan Mataram Islam sejak sebelum Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo. Keraton Mataram ini berbeda dengan keraton saat ini yang dipakai keluarga Kerajaan Sultan Hamengku Buwono. Dengan mengunjungi wisata sejarah Keraton Mataram Jogja, kamu akan mengetahui banyak sejarah Daerah Istimewa Yogyakarta.

12. Rumah Kanthil Kotagede Jogja

Omah Kanthil Kotagede
Facebook @duniamistis

Rumah Kanthil adalah markas Yayasan Kanthil. Yayasan yang dibuat oleh Pak Natsir ini merupakan wadah rembug (diskusi) para pemuda asli Kotagede. Mereka berkumpul untuk berunding bagaimana berbuat kebaikan untuk daerah tersebut, termasuk mengumpulkan data tentang budaya Jawa saat Mataram Islam.

13. Gang-Gang Sempit Di Kompleks Perumahan Kotagede Jogja

Kompleks gang Sempit Kotagede
Facebook @idntimes

Sela-sela jalan antar rumah di kompleks Kotagede sering dikatakan sempit, karena hanya bisa dilalui dua orang. Namun, hal ini justru membuat romantis terasa berbeda. Keunikan kompleks perumahan gang kecil di Kotagede sangat cocok untuk dijadikan spot foto yang epic, kamu juga bisa menjelajahi setiap bangunan kuno dengan berjalan ataupun naik becak.

14. Sentra Oleh-Oleh Cokelat Monggo Jogja

Cokelat Monggo Jogja
www.mainharga.com

Setelah lelah berkeliling dan menjelajahi wisata sejarah yang ada di Kotagede Jogja, mampirlah membeli Cokelat Monggo. Pusat cokelat spesial buatan bule yang jatuh cinta dengan budaya Yogya ini memang hanya ada di Kotagede. Disini kamu juga bisa melihat proses produksinya, yang tentunya sangat menarik untuk diikuti. Cokelat Monggo juga bisa dijadikan buah tangan untuk keluarga maupun handai taulan di rumah.

Akses Menuju Kotagede

Akses menuju Kotagede ini sangat gampang. Jika kamu pergi dari Bandara Adi Sucipto Jogjakarta, ambillah arah menuju Pertigaan Janti yang selanjutnya akan masuk ke Ring Road. Setelah masuk Ring Road, kamu akan bertemu perempatan, lalu ambillah arah ke kanan dan kemudian keluar dari Ring Road.

Selanjutnya ikuti terus jalan tersebut hingga melewati JEC (Jogja Expo Centre), dan akan ada lagi perempatan. Ambillah arah kanan, kamu akan sampai di Kebun Binatang Gembira Loka. Untuk mencapai Kotagede, kamu tinggal lurus saja dari perempatan tersebut.

Kamu bisa menelusuri Kotagede dengan bus, taksi atau mobil. Namun untuk menikmati suasana tempo doeloe, cobalah moda transportasi andong, kereta beroda empat yang ditarik kuda yang bisa ditemukan di Jogja.

Kalau jalan-jalan ke Yogyakarta, jangan pernah lupa mampir ke Kotagede. Kotagede merupakan sebuah kecamatan yang masih menyisakan peninggalan kerajaan Mataram Islam di masa lalu. Masyarakat yang tinggal di tempat ini begitu ramah.

Area ini terkenal sebagai sentra kerajinan perak di Yogya. Namun, itu hanya sebagian kecil keistimewaan Kotagede. Karena ternyata ada 10 tempat lain yang wajib kamu kunjungi saat bertandang ke Kotagede, Yogyakarta. Apa saja ya kira-kira?

Jogjaday.com ~ Demikian ulasan tim jogja day mengenai tempat wista klasik yang ada di Kotagede Yogyakarta. Kawasan Kotagede Jogja merupakan kawasan yang memiliki cerita dan nilai sejarah juga kebudayaan yang

5/5 (1)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*